Lelaki berusia 49 tahun itu diketahui memiliki seorang istri dan menghidupi 5 orang anak. Selama 30 tahun ia berjualan es keliling, menjadi tulang punggung keluarga dengan penghasilan sekitar Rp30 ribu per hari.
Setelah kejadian itu, Suderajat sempat berhenti berjualan selama 4 hari bahkan sampai terpaksa berutang ke warung setempat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Kini, nasib Suderajat berubah drastis. Bantuan mengalir dari berbagai pihak. Tak hanya dari kepolisian, sejumlah influencer membuka donasi untuk membantu keluarga Sudrajat.
Pihak kelurahan serta perwakilan dari Bupati Bogor juga menyambangi rumah Suderajat di Kampung Panjang, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, dengan menyampaikan bantuan sembako hingga uang tunai dari Pemerintah Kabupaten Bogor.
Kasus ini menjadi pelajaran penting tentang dampak serius dari tudingan tanpa verifikasi, sekaligus pengingat bahwa keberpihakan pada masyarakat kecil harus selalu diiringi kehati-hatian dan juga empati terhadap pedagang kecil seperti Suderajat.
Meski kepolisian telah memberikan bantuan untuk Suderajat, masyarakat tetap mendesak anggota polisi dan TNI yang sebelumnya menuding penjual es tersebut karena tindakannya menyebar fitnah dan informasi bohong dinilai melanggar UU ITE bahkan telah merugikan orang lain.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini