news

Oknum Polisi dan Tentara Minta Maaf Setelah Viral Lakukan Tuduhan dan Pemukulan Terhadap Penjual Es Gabus Jadul di Kemayoran

Rabu, 28 Januari 2026 | 13:18 WIB
Aparat meminta maaf kepada penjual es gabus (YouTube Metro TV )

 

SketsaNusantara.id - Dunia maya sempat dihebohkan oleh sebuah video yang memperlihatkan 2 oknum polisi dan TNI melakukan tuduhan tak berdasar kepada seorang penjual es gabus jadul.

Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat dimana oknum-oknum tersebut menuduh sang pedagang menggunakan spons di dalam es yang dijualnya.

Setelah video tersebut viral, terungkap bahwa penjual es gabus jadul bernama Sudrajat tersebut mengaku tak hanya di intimidasi, namun juga ia juga mendapatkan pukulan hingga berdarah.

Baca Juga: Sudah Terbukti Aman, Penjual Es Gabus yang Viral Mengaku Sempat Dipukuli Aparat

Namun setelah diteliti rupanya es gabus jadul tersebut merupakan murni es yang layak dimakan, tidak mengandung spons seperti yang dituduhkan 2 aparat tersebut.

Kecaman kemudian datang bertubi-tubi kepada oknum-oknum yang melakukan aksi tak terpuji terhadap penjual es gabus sehingga mereka kemudian meminta maaf secara terbuka.

Dari video tersebut terungkap bahwa oknum tersebut merupakan Babin Kamtibmas Kelurahan Kampung Rawa, Johar Baru, Kemayoran Jakartanya Pusat Aiptu Ikhwan Mulyadi.

Baca Juga: Nasib Sudrajat, Pedagang Es Gabus Jadul Dapat Hadiah Motor Polres Depok hingga Bantuan dari Pemkab Bogor Usai Dituduh Dagangannya Tak Layak Konsumsi

Ikhwan Mulyadi dan anggota Babinsa lainnya mengatakan bahwa mereka melakukan hal itu berdasarkan laporan dari masyarakat terkait beredarnya makanan berbahaya dilingkungan mereka.

"Saya ingin mengklarifikasi terkait video yang sempat viral, beredar di masyarakat yaitu viral es kue terbuat dari spons," ujar Aiptu Ikhwan Mulyadi dikutip dari kanal YouTube Kompas TV.

"Maka dari itu kami bagian dari Kamtibmas Babinsa yang membuat video tentang penjual es spons viral di Wilayah Kemayoran, kami menyampaikan permintaan maaf sebesar-besarnya atas kegaduhan video yang sempat tersebar di media sosial," tambahnya.

Baca Juga: 4 Hari Tak Berjualan, Sudrajat Pedagang Es Gabus Masih Trauma Usai Didatangi Aparat di Kemayoran

Namun meski telah meminta maaf, kemarahan masyarakat terhadap 2 petugas yang viral tersebut tak mereda namun justru semakin menjadi setelah pengakuan penjual es gabus jadul bahwa ia juga menerima penganiayaan.

Halaman:

Tags

Terkini