SketsaNusantara.id - Ketua DPR RI, Puan Maharani, menyoroti pentingnya penguatan kerja sama strategis antara Indonesia dan Korea Selatan dalam berbagai sektor.
Hal tersebut disampaikannya melalui unggahan di akun X (Twitter) resmi miliknya pada Kamis, 22 Januari 2026.
Dalam unggahan tersebut, Puan Maharani mengungkapkan bahwa kerja sama bilateral Indonesia dan Korea Selatan tidak hanya terbatas pada aspek politik dan ekonomi, tetapi juga mencakup sektor pendidikan, ekonomi kreatif, hingga ketenagakerjaan.
Baca Juga: Ketua DPR RI Puan Maharani Tanggapi Ajakan Patungan Beli Hutan Sejumlah Masyarakat: Ayo Gotong Royong...
Ia menekankan bahwa hubungan kedua negara terus berkembang secara komprehensif dan saling menguntungkan.
“Membahas penguatan kerja sama strategis Indonesia - Korea Selatan di multi sektor, mulai dari pendidikan, ekonomi kreatif, hingga isu ketenagakerjaan bersama Ketua Majelis Nasional Korea Selatan, Yang Mulia Woo Won-Shik dan delegasi lainnya di Gedung DPR RI hari ini,” tulis Puan Maharani, dilansir SketsaNusantara.id dari akun X @puanmaharani_ri.
Pernyataan tersebut disampaikan Puan Maharani saat menerima kunjungan Ketua Majelis Nasional Korea Selatan, Woo Won-Shik, beserta delegasi di Gedung DPR RI.
Ia menekankan bahwa hubungan kedua negara terus berkembang secara komprehensif dan saling menguntungkan.
“Membahas penguatan kerja sama strategis Indonesia - Korea Selatan di multi sektor, mulai dari pendidikan, ekonomi kreatif, hingga isu ketenagakerjaan bersama Ketua Majelis Nasional Korea Selatan, Yang Mulia Woo Won-Shik dan delegasi lainnya di Gedung DPR RI hari ini,” tulis Puan Maharani, dilansir SketsaNusantara.id dari akun X @puanmaharani_ri.
Pernyataan tersebut disampaikan Puan Maharani saat menerima kunjungan Ketua Majelis Nasional Korea Selatan, Woo Won-Shik, beserta delegasi di Gedung DPR RI.
Baca Juga: Jawaban Nyeleneh Puan Maharani Terkait Ajakan Pandawara Group Untuk Gotong Royong Membeli Hutan
Pertemuan tersebut menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan diplomatik kedua negara yang telah terjalin erat selama beberapa dekade.
Menurut Puan, kerja sama lintas sektor antara Indonesia dan Korea Selatan memiliki potensi besar untuk terus ditingkatkan, terutama dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks.
Pendidikan dinilai sebagai fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, sementara ekonomi kreatif dan ketenagakerjaan menjadi pilar penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
Pertemuan tersebut menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan diplomatik kedua negara yang telah terjalin erat selama beberapa dekade.
Menurut Puan, kerja sama lintas sektor antara Indonesia dan Korea Selatan memiliki potensi besar untuk terus ditingkatkan, terutama dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks.
Pendidikan dinilai sebagai fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, sementara ekonomi kreatif dan ketenagakerjaan menjadi pilar penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
Baca Juga: Sorotan Keras DPR atas Cara Bantuan Dilempar dari Helikopter, Firman Soebagyo dan Puan Maharani Desak Evaluasi Mekanisme Distribusi Udara di Sumatera
Selain membahas kerja sama strategis, Puan Maharani juga menyampaikan apresiasi terhadap penghargaan yang diberikan Presiden Republik Korea kepada seorang warga negara Indonesia.
Ia menilai penghargaan tersebut mencerminkan kuatnya nilai kemanusiaan dan solidaritas lintas negara.
“Saya juga mengapresiasi penghargaan tinggi yang diberikan Presiden Republik Korea Selatan kepada Bapak Sugjanto, WNI asal Indramayu, dalam misi kemanusiaannya menyelamatkan para lansia dari kebakaran hutan,” lanjut Puan.
Penghargaan tersebut diberikan kepada Sugjanto, seorang WNI yang dinilai berjasa besar dalam aksi kemanusiaan di Korea Selatan.
Tindakan heroik Sugjanto yang menyelamatkan para lansia dari kebakaran hutan dinilai sebagai wujud nyata nilai kemanusiaan universal yang melampaui batas negara.
Puan Maharani menilai bahwa penghargaan tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan bagi individu yang bersangkutan, tetapi juga bagi bangsa Indonesia secara keseluruhan.
Menurutnya, tindakan kemanusiaan seperti ini memperkuat citra positif Indonesia di mata dunia internasional.
Lebih lanjut, Puan menegaskan bahwa hubungan Indonesia dan Korea Selatan tidak hanya dibangun di atas kepentingan strategis semata, tetapi juga dilandasi oleh nilai-nilai kebersamaan dan persahabatan antarbangsa.
Ia menekankan pentingnya semangat gotong royong sebagai nilai luhur bangsa Indonesia yang sejalan dengan filosofi kebersamaan yang dijunjung masyarakat Korea Selatan.
“Semangat ‘gotong royong’ dan ‘sangbusangjo’ akan terus menjembatani persahabatan Indonesia dan Korea Selatan,” tulis Puan.***
Selain membahas kerja sama strategis, Puan Maharani juga menyampaikan apresiasi terhadap penghargaan yang diberikan Presiden Republik Korea kepada seorang warga negara Indonesia.
Ia menilai penghargaan tersebut mencerminkan kuatnya nilai kemanusiaan dan solidaritas lintas negara.
“Saya juga mengapresiasi penghargaan tinggi yang diberikan Presiden Republik Korea Selatan kepada Bapak Sugjanto, WNI asal Indramayu, dalam misi kemanusiaannya menyelamatkan para lansia dari kebakaran hutan,” lanjut Puan.
Penghargaan tersebut diberikan kepada Sugjanto, seorang WNI yang dinilai berjasa besar dalam aksi kemanusiaan di Korea Selatan.
Tindakan heroik Sugjanto yang menyelamatkan para lansia dari kebakaran hutan dinilai sebagai wujud nyata nilai kemanusiaan universal yang melampaui batas negara.
Puan Maharani menilai bahwa penghargaan tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan bagi individu yang bersangkutan, tetapi juga bagi bangsa Indonesia secara keseluruhan.
Menurutnya, tindakan kemanusiaan seperti ini memperkuat citra positif Indonesia di mata dunia internasional.
Lebih lanjut, Puan menegaskan bahwa hubungan Indonesia dan Korea Selatan tidak hanya dibangun di atas kepentingan strategis semata, tetapi juga dilandasi oleh nilai-nilai kebersamaan dan persahabatan antarbangsa.
Ia menekankan pentingnya semangat gotong royong sebagai nilai luhur bangsa Indonesia yang sejalan dengan filosofi kebersamaan yang dijunjung masyarakat Korea Selatan.
“Semangat ‘gotong royong’ dan ‘sangbusangjo’ akan terus menjembatani persahabatan Indonesia dan Korea Selatan,” tulis Puan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!