SketsaNusantara.id - Persoalan kemacetan lalu lintas di Kota Bandung kembali menjadi sorotan publik.
Berdasarkan laporan terbaru yang diunggah akun Instagram terverifikasi @bushcoo, Bandung kini dinobatkan sebagai kota paling macet di Indonesia menurut TomTom Traffic Index 2025.
Fakta tersebut memunculkan kekhawatiran baru terhadap efektivitas sistem transportasi perkotaan dan arah kebijakan mobilitas urban di kota berjuluk Paris van Java itu.
“Berdasarkan laporan TomTom Traffic Index 2025, Bandung resmi menjadi kota paling macet di Indonesia sekaligus menempati peringkat ke-16 kota termacet di dunia,” dilansir SketsaNusantara.id dari unggahan akun @bushcoo.
Data tersebut sekaligus menegaskan bahwa persoalan kemacetan di Bandung bukan lagi sekadar isu lokal, melainkan telah masuk dalam kategori problem perkotaan berskala global.
Dalam laporan yang sama dijelaskan bahwa tingkat kepadatan lalu lintas di Bandung tergolong mengkhawatirkan.
Baca Juga: SDN Bandung 2 Diwek Jombang Peringati Isra Miraj, Ustadz Lutfi Ajak Siswa Jaga Salat Tepat Waktu
Disebutkan, rata-rata perjalanan sejauh 10 kilometer di Bandung ditempuh sekitar 32 menit, yang mencerminkan rendahnya kecepatan mobilitas kendaraan di ruas jalan utama.
Angka ini memperlihatkan betapa padatnya arus lalu lintas harian, terutama pada jam-jam sibuk aktivitas masyarakat.
Lebih lanjut, unggahan tersebut juga menyoroti bahwa meskipun secara global peringkat Bandung mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya, kondisi kemacetan secara faktual nyaris tidak mengalami perbaikan signifikan.
“Rata-rata tingkat kemacetan tercatat mencapai 64,1 persen, dengan kecepatan kendaraan saat jam sibuk hanya sekitar 16,3 km/jam,” tulis akun tersebut.
Fakta ini mengindikasikan bahwa efektivitas pengelolaan lalu lintas dan kebijakan transportasi publik masih menghadapi tantangan besar.