Kamis, 4 Juni 2026

Bandung Kian Tercekik Kemacetan: 10 Kilometer Ditempuh 32 Menit, Alarm Serius Tata Kelola Transportasi Kota

Photo Author
Nurul Huda, Sketsa Nusantara
- Kamis, 22 Januari 2026 | 15:30 WIB
Ilustrasi padatnya arus lalu lintas di salah satu ruas jalan utama Kota Bandung.  (Instagram/bushcoo)
Ilustrasi padatnya arus lalu lintas di salah satu ruas jalan utama Kota Bandung. (Instagram/bushcoo)

Kondisi ini sekaligus mencerminkan adanya stagnasi dalam penanganan persoalan mobilitas perkotaan.

Waktu tempuh perjalanan yang masih relatif sama dibandingkan tahun-tahun sebelumnya menunjukkan bahwa berbagai intervensi kebijakan, jika ada, belum memberikan dampak signifikan terhadap kualitas pergerakan masyarakat di ruang kota.

Tidak hanya Bandung, persoalan serupa juga terjadi di kota-kota besar lain. Dalam laporan yang sama, disebutkan bahwa Jakarta berada tepat di bawah Bandung sebagai kota termacet kedua di Indonesia.

“Sepanjang 2025, perjalanan 10 km di Jakarta ditempuh rata-rata 26 menit, lebih lama dibandingkan tahun sebelumnya, sementara kecepatan rata-rata saat jam sibuk turun menjadi 17,8 km/jam,” tulis akun tersebut.

Data tersebut mempertegas bahwa kemacetan merupakan persoalan struktural di kawasan perkotaan Indonesia.

Fenomena kemacetan ini bukan hanya berdampak pada aspek kenyamanan, tetapi juga membawa implikasi luas terhadap produktivitas ekonomi, kualitas lingkungan, dan kesehatan masyarakat.

Waktu perjalanan yang panjang berkontribusi terhadap meningkatnya stres pengguna jalan, pemborosan bahan bakar, hingga peningkatan emisi karbon yang memperburuk kualitas udara.

Di sisi lain, kemacetan kronis juga mencerminkan kompleksitas tata kelola kota.

Pertumbuhan jumlah kendaraan pribadi yang tidak seimbang dengan kapasitas infrastruktur jalan, minimnya integrasi transportasi publik, serta lemahnya pengendalian tata ruang menjadi faktor-faktor yang kerap disebut sebagai penyebab utama permasalahan ini.

Kota Bandung, dengan karakter geografis dan kepadatan penduduk yang tinggi, menghadapi tantangan ganda dalam mengelola mobilitas warganya.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X