news

Geopolitik Global Memanas, SBY Desak PBB Segera Bertindak, Serukan Dunia Bersatu Cegah Terjadinya Perang Dunia III

Kamis, 22 Januari 2026 | 09:41 WIB
Potret SBY serukan dunia bersatu untuk cegah terjadinya perang dunia III di tengah situasi geopolitik yang kian memanas (Tangkapan layar YouTube Partai Demokrat)

"Secara pribadi saya berdoa kepada Tuhan, semoga mimpi buruk terjadinya perang dunia disertai penggunaan senjata nuklir itu tidak terjadi," ucapnya.

SBY mengutip berbagai studi yang menyebut bahwa jika perang total dan nuklir benar-benar pecah, kehancuran dunia tidak dapat dihindari.

"Jika terjadi perang dunia melibatkan nuklir, korban jiwa bisa mencapai lebih dari 5 miliar manusia. Tidak ada peradaban yang tersisa dan musnahnya harapan manusia," tulisnya.

Baca Juga: Purbaya Kritisi Serangan Militer Amerika, Menkeu Optimis IHSG Rupiah Tetap Aman di Tengah Konflik AS-Venezuela Pasca Penangkapan Nicolas Maduro

Namun, menurut SBY, doa saja tidak cukup. Ia menekankan bahwa seluruh umat manusia dan bangsa-bangsa di dunia harus bekerja keras untuk menyelamatkan peradaban. Tanpa upaya nyata, kehancuran bisa datang kapan saja.

"Tidak cukup dengan doa satu, dua orang. Andaikata 8,3 milyar manusia penghuni bumi juga berdoa secara khusyuk, Tuhan tak begitu saja mengabulkan kalau manusia dan bangsa-bangsa sedunia tidak bekerja dan berupaya untuk menyelamatkan dunianya," tandasnya.

"Sesempit apa pun, masih ada waktu dan cara untuk menyelamatkan bumi dan dunia kita," pesannya.

Baca Juga: Cetak Sejarah Baru, Indonesia Resmi Terpilih Jadi Presiden Dewan HAM PBB 2026, Penyelesaian Konflik Amerika dan Venezuela Menjadi Agenda

Mengutip pemikiran Edmund Burke dan Albert Einstein, SBY mengingatkan bahwa kehancuran dunia bukan semata disebabkan oleh orang jahat, tetapi karena orang baik memilih diam dan membiarkan kejahatan merajalela.

"Kalau yang baik-baik diam, yang jahat akan menang,” tegasnya.

Dalam unggahannya, SBY mengusulkan agar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) segera mengambil inisiatif besar.

Ia mendesak PBB untuk menggelar Sidang Umum Darurat (Emergency UN General Assembly) yang melibatkan para pemimpin dunia.

Baca Juga: Hukum Dunia Aneh? Purbaya Soroti Lemahnya PBB di Tengah Konflik AS-Venezuela, Publik Nilai Tanggapan Menkeu soal Geopolitik Lebih Baik dari Sosok Ini

"Saran dan usulan saya, PBB harus mengambil inisiatif mengundang para pemimpin dunia untuk berembuk di Persidangan Umum PBB yang sifatnya darurat (Emergency UN General Assembly)," tuturnya.

"Agendanya adalah langkah-langkah nyata untuk mencegah terjadinya krisis dunia dalam skala yang besar, termasuk kemungkinan terjadinya perang dunia yang baru," lanjutnya.

Halaman:

Tags

Terkini