SketsaNusantara.id - Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menemukan kotak hitam atau black box dari pesawat ATR 42 500 milik Indonesia Air Transport (IAT) yang jatuh di Gunung Bulusaraung.
Black box tersebut ditemukan oleh Tim SAR gabungan pada Rabu, 21 Januari 2026.
Penemuan ini disebut akan menjadi titik terang paling krusial dalam upaya mengungkap penyebab jatuhnya pesawat di kawasan pegunungan yang sangat terjal tersebut.
Hal ini diungkapkan oleh Asisten Operasi Kodam XlV Hasanuddin Kolonel Inf Dody Triyo Hadi dalam keterangan pers nya.
Bahwa black box tersebut ditemukan dibagian ekor pesawat dan kini sudah berhasil dilepaskan dari dudukannya dan sedang dalam perjalanan turun menuju posko terdeka.
"Kita berhasil menemukan black box dan Alhamdulillah sudah bisa kita lepaskan dari dudukannya dan sedang proses turun menuju ke posko kita," ungkap Dody Triyo dikutip dari kanal YouTube KOMPASTV.
Dody Triyo menyebutkan bahwa black box tersebut berhasil ditemukan oleh tim khusus yang terdiri dari personel Yonif 700 Raider Ida Yudha Sakti, Basarnas, dan Tim Reaksi Cepat (TRC) Bosowa yang berhasil menjangkau lokasi pada pukul 11.00 WITA.
"Ada dibagian potongan ekor (pesawat)," ungkapnya.
Perangkat ini ditemukan di bagian ekor pesawat yang tersangkut di tebing terjal lereng Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.
Baca Juga: KNKT Ungkap Kemungkinan Penyebab Kecelakaan Pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung Maros
Secara visual, black box ditemukan dalam kondisi utuh dan masih terpasang pada dudukannya di potongan ekor pesawat.