Tim SAR Gabungan pun segera melakukan penyisiran alisan sungai menggunakan perahu LCR bermesin.
Namun hingga menjelang malam atau sekitar pukul 18.15 WIB, korban masih belum ditemukan.
2. Respons BPBD hingga Tim SAR Gabungan
Usai perangkat desa melaporkan kejadian tersebut, pihak BPBD Kabupaten Jember segera menuju lokasi bersama Basarnas, Polri, TNI hingga relawan.
Dalam operasi SAR ini, 14 instansi turut terlibat, mulai dari Tim Rescue Pos SAR Jember, BPBD Jember, Polairud Jember, Polsek Kencong, Koramil Puger, Koramil Kencong, MDMC, Bartdaya Rescue, Siluman Rescue, Pol SAL Piger, Bensromben, Koren UNEJ, KOKAM hingga warga sekitar.
3. Operasi SAR Dihentikan Sementara
Tim SAR Gabungan memutuskan untuk menghentikan sementara operasi pencarian lantaran cuaca serta pertimbangan keselamatan personel.
Pencarian remaja asal Desa Mojomulyo, Kencong ini akan dilanjutkan pada Minggu pagi, 18 Januari 2026 mulai pukul 7.00 WIB.
Hal tersebut disampaikan Kepala SAR Banyuwangi sebagaimana dikutip dari akun Instagram @kantorsar_banyuwangi.
Baca Juga: Tanggul Gunung Jebol, Puluhan Rumah di Wuluhan Jember Terendam Banjir
“Operasi SAR kami hentikan sementara karena keterbatasan waktu dan kondisi cuaca hujan. Pencairan akan dilanjutkan esok hari dengan melibatkan unsur SAR gabungan serta peralatan yang tersedia,” ujar I Made Oka Astawa
4.Pernyataan BPBD
Menanggapi insiden tersebut, BPBD Jember melalui akun Instagramnya menghimbau warga untuk lebih waspada saat berakitvitas di sekitar sungai.
Terlebih saat ini tengajh memasuki musim hujan yang berpotensi meningkatkan debit hingga kecepatan arus air.***