Ia mengingatkan bahwa bagi sebagian orang, video tersebut sekadar tontonan sesaat. Sementara bagi warga setempat, jalur licin dan berlumpur adalah keseharian.
Virdian juga menyampaikan perkembangan infrastruktur pascabencana di wilayah tersebut.
Ia menyebut jembatan penghubung sudah mulai dibangun untuk menunjang mobilitas warga.
Pembangunan jembatan tersebut dilakukan oleh TNI di titik akses yang terdampak.
Meski demikian, kondisi jalan di sekitar lokasi masih belum sepenuhnya pulih.
Permukaan jalan dilaporkan licin dan rawan dilalui kendaraan maupun pejalan kaki.
“Jadi saya ingin ingatkan, banjirnya memang sudah selesai, tapi pemulihannya belum tuntas,” tegas Virdian.
Ia menilai pemulihan pascabencana tidak berhenti pada surutnya air banjir. Perbaikan infrastruktur dan lingkungan menjadi kebutuhan mendesak masyarakat terdampak.
Akses yang layak dibutuhkan untuk aktivitas ekonomi dan distribusi logistik warga. Kondisi jalan yang belum stabil masih menghambat mobilitas harian masyarakat.
Virdian menekankan pentingnya perhatian berkelanjutan dari seluruh elemen. Ia menyebut pemulihan ekologis berperan penting bagi keberlanjutan wilayah terdampak.
Proses pemulihan ini dinilai krusial bagi masyarakat di berbagai wilayah Sumatera.
Upaya tersebut diharapkan mampu mengembalikan aktivitas warga secara bertahap.
Pemantauan kondisi lapangan terus dilakukan untuk memastikan kebutuhan warga terpenuhi.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!