SketsaNusantara.id – Bupati Jember, Gus Fawait, dan jajarannya menghadiri Upacara Pengukuhan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jember. Tepatnya, di Gedung Serba Guna Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jember, Kaliwates, Senin, 5 Januari 2025.
Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, secara langsung mengukuhkan Iqbal Reza Nugraha sebagai Kepala Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Jember yang baru.
Iqbal Reza Nugraha resmi melanjutkan kepemimpinan Gunawan untuk mengawal stabilitas ekonomi di wilayah Sekarkijang yang meliputi se-Eks Karesidenan Besuki dan Lumajang.
Baca Juga: Revolusi Adminduk di Jember: Gus Fawait Resmikan Program ‘Peta Cinta’ di Jenggawah
Dalam sambutannya, Bupati Jember, Gus Fawait, memaparkan kemajuan signifikan ekonomi Jember sepanjang 2025. Dia menyoroti pertumbuhan ekonomi yang mencapai 5,83 persen pada Triwulan III dan terkendalinya inflasi di angka 2,44 persen, yang lebih rendah dari rata-rata nasional.
Gus Fawait juga menekankan peran strategis BI Jember dalam aksi nyata seperti 108 kali Operasi Pasar Murah, digitalisasi melalui QRIS, serta dukungan pada ajang internasional Jember Fashion Carnaval (JFC).
"Kami berterima kasih kepada Bapak Gunawan atas dedikasinya dan siap berkolaborasi menghadirkan inovasi baru bersama Bapak Iqbal," ujar Bupati.
Gus Fawait juga menyambut positif komunikasi yang telah terjalin dengan Kepala BI Jember yang baru.
Ia optimistis, di bawah arahan pimpinan baru, BI akan lebih proaktif dalam menurunkan angka kemiskinan melalui program-program pemberdayaan ekonomi yang tepat sasaran. Baik di Kabupaten Jember maupun di seluruh wilayah Tapal Kuda.
"Komunikasinya sangat bagus. Kami berharap BI Jember dapat terus membimbing dan memberikan masukan bagi kabupaten-kabupaten di wilayah Tapal Kuda agar potensi ekonomi yang ada bisa dikelola secara maksimal untuk kesejahteraan rakyat," tutupnya.
Baca Juga: Pemkab Jember Distribusikan Ratusan Gerobak UMKM, Kawasan Food Street Kartini Jadi Prioritas
Sementara itu, Gubernur Perry Warjiyo menekankan peran vital Bank Indonesia sebagai strategic advisor melalui lima area sinergi utama untuk mendukung pemerintah daerah dalam menghadapi tantangan ekonomi yaitu pengendalian harga dan ketahanan pangan, mendorong pertumbuhan ekonomi lebih tinggi, ekonomi kerakyatan, digitalisasi, memastikan uang berkualitas.
"Saya meminta Pak Iqbal untuk segera memperkuat kolaborasi di Sekarkijang, khususnya dalam menjaga ketahanan pangan dan stabilitas harga melalui sinergi TPIP dan TPID agar daya beli masyarakat tetap terjaga," tegas Gubernur Perry Warjiyo.