"Bupati dan pemerintah daerah sibuk benahin dan promosikan wisata Jember, terus ada oknum yang seenaknya permainkan tarif begini, wes wayahi SDM dibenahi," tulis warganet lainnya.
Kini, masyarakat masih menunggu kejelasan dari pihak pengelola Taman Nasional Meru Betiri maupun instansi terkait.
Publik berharap ada penegasan aturan, klarifikasi resmi, sekaligus evaluasi sistem tiket agar polemik ini tidak terus berlarut dan merugikan wisatawan serta merusak citra pariwisata Jember di mata masyarakat.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini