Sejak masa sekolah, Sherly telah menunjukkan bakat di bidang retorika dan penulisan. Beberapa prestasi yang pernah diraihnya antara lain:
•Juara 1 National Australia-Indonesia Language Award (NAILA) 2017.
• Pemenang Lomba Penulisan Kebangsaan Fraksi PKS DPR RI (2015).
• Juara 2, I am Presiden by I am Presiden institute
• Juara 1 kompetisi essay nasional EBTKE CONEX 2013
• Karya tulis terbaik pada PNMH, Universitas Parahyangan 2011
• Penerima Paradina Fellowship, Universitas Paramadina 2010
• Finalis Dai Muda pilihan ANTV
• Finalis PILDACIL Lativi
Selain aktif di media sosial, ia mendirikan SEA Indonesia (Sherly Enlightenment Academy), sebuah lembaga yang berfokus pada pengembangan kemampuan public speaking bagi generasi muda.
Sherly kini dikenal luas sebagai konten kreator, motivator, dan akademisi yang vokal dalam menyikapi isu-isu sosial dan politik di Indonesia.
Beberapa jam yang lalu, Sherly melaporkan melalui akun Instagram pribadinya bahwa ia mengalami serangkaian teror fisik dan digital.
Aksi ini diduga kuat berkaitan dengan kritikannya yang menyoroti kendala distribusi bantuan bagi korban banjir bandang di Aceh dan Sumatra.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!