news

Tragedi Pilu di Akhir Tahun, Satu Keluarga Ditemukan Meninggal Dunia di Dalam Rumah di Desa Demung Situbondo, Motif dan Pelaku Masih Didalami Polisi

Senin, 29 Desember 2025 | 16:30 WIB
Mayat satu keluarga di Situbondo saat akan di autopsi (YouTube tvOneNews )

SketsaNusantara.id – Warga Desa Demung, Kecamatan Besuki, Situbondo mendadak gempar setelah melihat satu keluarga tewas mengenaskan.

Peristiwa itu diketahui warga pada Minggu pagi, 28 Desember 2025 di mana satu keluarga yang terdiri dari suami, istri, dan anak ditemukan meninggal dunia di dalam rumah.

Penemuan jasad satu keluarga ini bermula dari kecurigaan tetangga sekitar yang merasa ganjil karena rumah korban tetap tertutup rapat.

Baca Juga: Siapa Ayah Tiri Alvaro Kiano Nugroho? Inilah Profil Alex Iskandar, Tersangka Penculikan dan Pembunuhan Anak Tiri

Menurut keterangan saksi mata di lokasi kejadian, bau menyengat mulai tercium dari area ventilasi rumah.

Warga kemudian berinisiatif memanggil perangkat desa dan pihak kepolisian untuk membuka paksa pintu rumah yang terkunci dari dalam.

Saat pintu dibuka, mereka menemukan jasad sang ayah ditemukan di kamar mandi dengan luka sayatan dibeberapa tubuh, sementara istri dan anaknya ditemukan di dalam kamar tidur dengan kondisi luka di beberapa bagian tubuh.

Baca Juga: Heboh di Jepang! YouTuber Indonesia Diduga Gunakan Foto Korban Pembunuhan untuk Dekorasi Halloween, Begini Reaksi Nessie Judge

Berdasarkan pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kerusakan pada pintu atau jendela yang mengarah pada dugaan pencurian atau kekerasan paksa dari luar.

Namun warga sekitar memberikan kesaksian bahwa sebelum peristiwa itu telah terjadi percekcokan terkait harta benda yang dijual untuk menutupi hutang.

Dari keterangan warga tersebut, dugaan sementara pelaku pembunuhan anak dan istri tersebut dilakukan oleh suami sebelum ia mengakhiri hidupnya sendiri.

Mereka menduga suami mengabisi anak dan istrinya dengan senjata tajam sebelum kemudian ia bunuh diri.

Kepolisian saat ini sudah membawa ketiga mayat satu keluarga tersebut ke rumah sakit Abdul Rahim Situbondo untuk keperluan autopsi untuk mengetahui secara pasti kematian korban.

"Memang ada percekcokan Maslaah harta namun meski demikian pada saat kejadian kami tak bisa memastikan itu akibat percekcokan," ungkap Kasatreskrim Situbondo, AKP Agung Hartawan dikutip dari kanal YouTube tvOneNews.

Halaman:

Tags

Terkini