SketsaNusantara.id - Media sosial kembali dihebohkan dengan penampakan sebuah patung ikonik yang dinilai tidak sesuai ekspektasi warga.
Kali ini, sebuah patung Macan Putih yang baru saja diresmikan di kawasan Balongjeruk, Kecamatan Tunjang, Kediri, menjadi sasaran kritik sekaligus bahan candaan netizen karena bentuknya yang dianggap jauh dari kesan garang seekor macan.
Patung yang seharusnya merepresentasikan kegagahan Macan Putih sebagai simbol kearifan lokal tersebut, justru terlihat memiliki raut wajah yang dianggap ramah dan lucu oleh para pengendara yang melintas.
Foto-foto patung tersebut mulai viral setelah diunggah oleh salah satu akun warga di grup Facebook komunitas Kediri.
Rupanya patung tersebut dibangun sejak 28 November 2025 dengan tujuan menghidupkan kembali legenda desa sekaligus menjadi ikon wilayah.
Kepala desa setempat mengakui bahwa pembangunan patung tersebut menggunakan dana pribadi sebesar Rp 3,5 juta.
Namun hasilnya diakui kepala desa tidak sesuai dengan harapan masyarakat hingga menjadi bahan olok-olokan.
"Di Balongjeruk itu ada tokoh agama, tokoh masyarakat juga perangkat desa yang namanya Mbah Maskam itu sering cerita bahwasanya di desa itu ada pawang atau danyang Macan Putih," ujar Safi'i, Kades Balongjeruk dikutip dari kanal YouTube Liputan6.
Berdasarkan cerita itulah maka ia memiliki niat untuk membuat patung Macan Putih sebagai ikon Desa Balongjeruk dan disambut baik masyarakat.
Berdasarkan kesepakatan tersebut akhirnya ia mencari pematung untuk mewujudkan keinginan masyarakat.
Setelah menemukan pematung maka kemudian ia juga mencari contoh gambar yng diinginkan kemudian disodorkan kepada pemahat tersebut dan rupanya pamatung tersebut menyanggupi.
"Setelah kita ketemu foto dan gambar yang kita inginkan lalu kita sodorkan ke pemahat patung ternyata sanggup seperti yang kita inginkan," cerita Safi'i.