"Tapi setelah deal dan sudah jadi, kurang sempurna seperti itu," imbuhnya.
Namun Safi'i menekankan bahwa meski bentuk patung Macan Putih itu mengecewakan masyarakat namun hal tersebut tak ada kaitannya dengan dana desa.
"Itu tak ada kaitannya dengan dana desa, itu murni hak pribadi saya dengan nominal dana Rp 3.500.000, yang Rp 2 juta itu untuk pemborong dan lapaknya yang Rp 1,5 untuk material bahannya," tegas Safi'i.
Bahwa meski menghabiskan dan hingga Rp 3,5 juta namun semua dana itu berasal dari dana pribadi dan tak ada kaitannya dengan dana desa.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Mengenal 3 Pahlawan Perempuan pada Tugu 3 Wanita Pejuang Jepara, Ada Patung RA Kartini yang Memegang Buku!
Berapa Anggarannya? Patung Biawak di Wonosobo Ini Bikin Geger Netizen: Lebih Keren dari Patung Miliaran yang Bikin Malu!
Tak Kalah Eksotis dari Tugu Biawak Wonosobo, Patung Kerbau di Mamasa Sulawesi Barat Tuai Pujian Karena Tampak Seperti Asli, Biayanya Cuma 20 Juta?
Saingi Tugu Biawak Wonosobo, Kerennya Patung Rajawali yang Jadi Ikon Baru di Indramayu, Terlihat Realistis Habiskan Anggaran Cuma 180 Juta!
5 Fakta Menarik Patung Rajawali di Indramayu, Karya Seni Realistis Hasil Gotong Royong Warga, Anggarannya Gak Sampe Miliaran!