news

Kecamatan Tripe Jaya di Gayo Lues Masih Terisolir, Relawan Harus Seberangi Sungai hingga Meniti Jembatan Tali untuk Salurkan Bantuan

Minggu, 28 Desember 2025 | 11:30 WIB
Momen pengiriman bantuan ke Desa Pasir, Gayo Lues. (Tangkapan layar Instagram/etnisgayo)

SketsaNusantara.id - Beberapa wilayah di Sumatra yang dilanda bencana banjir dan tanah longsor pada akhir November 2025 lalu masih mengalami kesulitan akses transportasi.

Banjir yang menghantam membuat banyak jalan terputus, membuat sejumlah daerah terisolir.

Masalah ini juga sempat membuat penyaluran bantuan untuk korban terdampak mengalami kendala hingga harus dilakukan lewat jalur udara.

Baca Juga: Detik-Detik Banjir Bandang Hantam Agam Sumatera Barat, Rumah Warga Maninjau Terendam Usai Hujan Deras Seharian

Hal itu juga memaksa relawan maupun warga berjalan memutar cukup jauh dengan medan menantang akibat banjir dan longsor.

Kondisi terisolir ini juga dialami Kecamatan Tripe Jaya yang berada di Kabupaten Gayo Lues.

Akses yang masih belum sepenuhnya terbuka membuat distribusi bantuan logistik mengalami kendala.

Baca Juga: Ferry Irwandi Ungkap Solar Panel Berfungsi Optimal di Lokasi Bencana, Jadi Penopang Utama Aktivitas Relawan

Terpaksa Seberangi Derasnya Arus Sungai untuk Kirim Logistik

Kesulitan akses membuat relawan yang mengirim logistik harus menerjang medan berbahaya, seperti sungai dengan arus deras.

Proses penyaluran bantuan logistik dengan cara menyeberangi arus sungai yang deras ini terekam kamera hingga akhirnya jadi sorotan di dunia maya.

Dalam video yang diunggah akun Instagram @etnisgayo pada 27 Desember 2025, terekam kamera aksi warga Desa Pasir, Kecamatan Tripe Jaya, Gayo Lues yang bergotong royong membantu relawan menyeberangi sungai.

Baca Juga: BNPB dan TNI Percepat Pemulihan Dampak Bencana Aceh, Air Bersih Dibor di 12 Desa dan Jalan Alternatif Hampir Rampung

Relawan dan warga setempat bekerja sama untuk menyeberangi arus sungai yang terlihat cukup deras dalam rekaman tersebut.

Halaman:

Tags

Terkini