SketsaNusantara.id – Mendaki gunung di musim penghujan memiliki risiko tersendiri, selain medan yang bisa jadi lebih berat, badai juga karena faktor lainnya.
Hal ini pula yang terjadi pada pendaki asal Berau Kalimantan Timur, dimana ia mengalami insiden naas saat mendaki Gunung Merbabu saat penghujan.
Kini kabar duka menyelimuti dunia pendakian Indonesia, pendaki tersebut dilaporkan meninggal dunia setelah tersambar petir.
Dikutip dari Kompas TV, korban melakukan pendakian di Gunung Merbabu, Jawa Tengah bersama rombongannya yang berjumlah 3 orang.
Insiden tragis ini terjadi di sekitar area Pos Suwanting, salah satu jalur pendakian yang dikenal cukup terjal di Gunung Merbabu.
Korban dan rombongan diketahui sampai di Pos Swanting pada Kamis siang, saat mereka berada di Petak 2, antara pos 2 dan Pos 3 pada pukul 16.00.
Sebelumnya, kondisi cuaca di kawasan gunung sejak siang hari memang dilaporkan ekstrem dengan intensitas hujan tinggi disertai petir yang menggelegar hingga terjadilah insiden tersebut.
Saksi mata menyebutkan bahwa korban sedang berada di area terbuka di sekitar Pos Suwanting saat kilatan petir menyambar tepat ke arah posisi korban berada.
Rekan-rekan korban sempat berusaha memberikan pertolongan pertama, namun nyawa korban tidak dapat tertolong akibat luka bakar serius dan trauma listrik yang dialaminya.
Tim SAR gabungan dan relawan segera dikerahkan menuju lokasi setelah menerima laporan darurat, namun saat petugas tiba, korban sudah tak bernyawa.
Proses evakuasi berjalan cukup dramatis karena medan yang licin akibat hujan deras dan suhu yang sangat dingin.
Pihak keluarga di Kalimantan pun sudah dihubungi oleh pihak kepolisian dan pengelola jalur pendakian untuk pengurusan pemulangan jenazah.