news

Bukan Mobil Mewah, Eca Japasal Punya Keinginan Terpendam Beli Hutan demi Selamatkan Habitat Gajah, Terinspirasi dari Sosok Satu Ini

Rabu, 24 Desember 2025 | 11:00 WIB
Potret Eca Japasal yang mengaku ingin beli hutan jika punya banyak uang, terinspirasi dari kisah viral Ibu Rosita Istiawan (Tangkapan Layar YouTube Raditya Dika)

Eca juga menyebut alasan keinginannya untuk membeli hutan demi menjaga populasi gajah yang kini jumlahnya menipis.

"Gajah-gajah itu baik, manusianya aja yang jahat ngundulin hutan, ngambil rumah mereka," ujar Eca.

Berdasarkan informasi dari berbagai sumber, populasi gajah liar di Indonesia memang terus menurun.

Saat ini, jumlahnya diperkirakan hanya berkisar 150 hingga 200 ekor di alam bebas. Hilangnya hutan sebagai habitat utama menjadi salah satu penyebab utama yang mengancam kehidupan gajah.

Baca Juga: Pidato Dedi Mulyadi Soal Hutan Gundul Viral, Pernyataan tentang 350 Tahun Penjajahan Belanda Jadi Sorotan

Lebih lanjut, Eca mengungkap bahwa keinginannya membeli hutan terinspirasi dari sosok perempuan Indonesia bernama Rosita Istiawan.

Rosita sempat viral di media sosial setelah berhasil membeli lahan kritis dan mengubahnya menjadi hutan konservasi.

"Aku pengen (beli hutan) soalnya pernah baca di medsos itu ada ibu-ibu beli tanah, awalnya gersang, bisa jadi hutan. Keren banget dan nggak gampang lho itu," tutur Eca.

Sebagai informasi, Rosita Istiawan dikenal luas berkat dedikasinya mengubah lahan bekas kebun singkong menjadi Hutan Organik Megamendung di kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat.

Baca Juga: Viral Konvoi Truk Sawit di Tengah Pemulihan Banjir Aceh: Desakan Cabut Izin Usaha dan Temuan WALHI soal Kerusakan Hutan Menguat

Selama lebih dari 25 tahun, Ibu Rosita berhasil menghidupkan kembali lahan seluas sekitar 30 hektare, yang kini menampung sekitar 44.000 pohon, ratusan spesies tumbuhan, serta puluhan satwa liar.

Perjuangan Rosita tidak mudah. Ia bahkan sempat menghadapi intimidasi dan ancaman dari calo tanah.

Keteguhannya membuahkan hasil membuat "paru-paru dunia" manfaatnya tak hanya berguna untuk habitat satwa liar, tapi juga bisa dirasakan banyak orang.

Tak heran jika Rosita dijuluki sebagai "Macan Hutan". Kisahnya jadi pusat perhatian dunia bahkan sempat diliput oleh National Geographic.

Aksinya jadi bukti nyata bagaimana tekad dan kerja keras satu orang perempuan dapat menghidupkan kembali ekosistem dan menginspirasi banyak pihak tentang pentingnya konservasi hutan dan peduli menjaga kelestarian alam demi masa depan yang lebih baik.

Halaman:

Tags

Terkini