SketsaNusantara.id – Tempe makanan tradisional yang senantiasa tersaji di meja makan keluarga Indonesia rupanya siap mendunia.
Kini Indonesia sedang dalam misi besar untuk mencatatkan Tempe ke dalam daftar Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) atau Intangible Cultural Heritage UNESCO.
Hal ini dikonfirmasi oleh Direktur Jenderal Diplomasi Promisi dan Kerjasama Kebudayaan, Endah TD Retnoastuti.
"Semoga dalam sidang ICH (Intangible Cultural Heritage) UNESCO tahun depan tempe bisa diterima menjadi WBTB dunia ke 17 dari Indonesia," ungkapnya.
Pengajuan tempe ke UNESCO ini sendiri bukan tanpa alasan, sebab dibalik kesederhanaannya, tempe menyimpan "keajaiban" hingga ia disebut sebagai super food.
Tempe dinilai mengandung nutrisi dan kearifan teknologi pangan yang membuatnya menjadi pusat perhatian ilmuwan gizi dunia.
Lalu apa sebenarnya yang terkandung dalam tempe hingga ia dianggap sebagai kekayaan tak benda yang sangat berharga bagi kemanusiaan?
Dikutip dari laman keslan.kemkes.go.id, tempe memiliki keajaiban Mikrobiologi Tradisional dimana tempe adalah hasil dari teknologi fermentasi kuno menggunakan jamur Rhizopus oligosporus.
Jamur tempe memecah senyawa kompleks pada kedelai menjadi lebih sederhana sehingga protein tempe jauh lebih mudah diserap oleh tubuh manusia dibandingkan kedelai rebus biasa.
Tempe juga sering dijuluki sebagai daging nabati karena profil nutrisinya yang sangat lengkap, antara lain: