SketsaNusantara.id – Sektor pariwisata di Kabupaten Jember mencatatkan tonggak sejarah baru.
Setelah proses negosiasi lintas tahun yang cukup panjang, Pemerintah Kabupaten Jember akhirnya berhasil menyepakati kerja sama dengan Perhutani dan Palawi Risorsis untuk menyatukan akses masuk dua destinasi ikonik, Pantai Papuma dan Pantai Watu Ulo.
Integrasi ini menandai berakhirnya sistem pembayaran ganda yang selama ini dikeluhkan pengunjung.
Melalui sistem pintu masuk tunggal, wisatawan kini hanya perlu membayar satu tiket untuk menikmati keindahan kedua pantai tersebut sekaligus.
Bupati Jember, Gus Fawait, menjelaskan bahwa kebijakan ini bertujuan untuk memberikan efisiensi biaya bagi para pelancong. Rencananya, tarif baru akan dipatok sebesar Rp12.500 per orang untuk akses ke dua lokasi.
"Jika dikalkulasi, pengunjung hanya mengeluarkan biaya sekitar Rp 6.000 per destinasi. Angka ini jauh lebih kompetitif dibandingkan tarif wisata di wilayah tetangga," ujar Gus Fawait dalam keterangannya.
Baca Juga: Beri Edukasi Penerbangan kepada Pelajar TK, Gus Fawait Kembali Coba Jalur Penerbangan Jember-Bali
Kebijakan harga tiket terpadu ini dijadwalkan mulai beroperasi secara efektif pada awal tahun baru. Tepatnya, pada 1 atau 2 Januari 2026.
Keberhasilan kolaborasi ini tidak lepas dari peran aktif Dinas Pariwisata serta Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP3D), yang menjembatani komunikasi dengan pihak pengelola lahan.
Selain urusan tiket, Pemkab Jember juga telah menyiapkan serangkaian langkah strategis untuk mempercantik kawasan tersebut.
Baca Juga: Kisah Haru Penjual Es Krim Disabilitas di Jember, Dagangannya Ludes Diborong Bupati Gus Fawait
Di antaranya, menambah lampu jalan (PJU) di sepanjang jalur menuju pantai untuk keamanan dan kenyamanan, menata sistem parkir agar lebih rapi dengan harga yang tetap transparan, hingga menggencarkan pemasaran wisata untuk menarik minat wisatawan domestik maupun mancanegara.
Lebih lanjut, Gus Fawait menyadari bahwa masa transisi sistem baru ini mungkin akan menemui kendala teknis di lapangan.