news

Bintang Emon Kritik Anggota Dewan yang Dianggap Iri pada Influencer Viral, Soroti Anomali di Pemerintahan hingga Singgung Mental Monopoli Wakil Rakyat

Rabu, 10 Desember 2025 | 09:30 WIB
Potret Bintang Emon kritik anggota DPR RI sentil influencer yang lebih viral ketimbang pemerintah dalam penanganan bencana di Sumatera (Instagram/bintangemon)

Bintang menyoroti beberapa kejadian yang menjadi bahan cibiran warganet, seperti pejabat yang menyangkal keterkaitan banjir dengan kerusakan hutan padahal banyak kayu gelondongan ikut terseret arus dan memperparah kerusakan infrastruktur.

Ayah satu anak ini juga menyinggung aksi Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan dengan aksinya memanggul beras, serta Verrell Bramasta yang menuai kritik karena memakai rompi antipeluru yang dianggap kurang tepat saat meninjau lokasi bencana.

Baca Juga: Satir! Zainal Arifin Mochtar Soroti Aksi Zulhas Panggul Beras untuk Korban Banjir Sumatera yang 'Mirip' dengan Sahabat Nabi, Disindir Cuma Pencitraan

"Coba dari kemarin nggak ada gimmick aneh-aneh dari orang yang punya pengaruh besar, nggak ada adegan menjilat-menjilat. Apakah masyarakat akan se-kesel ini? Menurut saya sih enggak," kata Bintang.

Bintang kemudian memberikan contoh sikap pejabat yang lebih transparan dan menangapi kritikan publik. Menurutnya, pemerintah bisa lebih terbuka mengungkap data perizinan yang berkaitan dengan pembukaan lahan sawit atau mengajak DPR melakukan evaluasi terhadap perusahaan-perusahaan yang diduga merusak lingkungan.

"Oke deh misal dia suka angkat karung, suka bagi-bagi langsung, tapi ada tugas lain yang bisa dilakukan dan lebih besar dampaknya," ucap Bintang.

"Misalnya, (transparansi) saya akan buka list perizinan selama saya menjabat untuk sehingga penanganan selanjutnya seperti ini, nggak ada yang marah. Atau misalnya anggota DPR RI mengajak untuk evaluasi perusahaan sawit apakah sudah benar dan memenuhi prosedur yang tidak merusak lingkungan, baru dia pakai rompi, nggak bakal ada yang sebel," terangnya.

Baca Juga: Ramai Disorot, Verrel Bramasta Buka Suara Usai Penampilannya Dicibir Gegara Pakai Rompi Taktis saat Sambangi Korban Bencana Sumatra, Begini Faktanya

Melalui unggahannya, Bintang menekankan pemerintah yang seharusnya memberikan dukungan penuh jika pihak lain yang ikut peduli terhadap korban bencana dengan mengutamakan prinsip solidaritas atas dasar kemanusiaan.

"Kalo ada orang/pihak bantu yg bukan kewajibannya jangan terlalu disenggol senggol pak, say thanks aja dulu," ujarnya.

Menurutnya, solusi mengembalikan kepercayaan publik bukan membuat konten tandingan agar pemerintah terlihat lebih viral. Yang dibutuhkan rakyat adalah pemerintah yang bersikap jujur menyebut bahwa bencana ini bukan hanya akibat cuaca ekstrem, tetapi juga karena ulah manusia.

Tak hanya itu, pemerintah didesak untuk berani berbicara mengungkap apa yang salah, siapa yang harus bertanggung jawab, serta apa yang harus diperbaiki berkaca dari kejadian belakangan ini sehingga musibah yang terjadi di Sumatera tak terulang kembali.

Baca Juga: Stop Atraksi Politik! UAH Ingatkan Elit Politik untuk Fokus Prioritaskan Bantu Korban Bencana dan Lakukan Evaluasi hingga Serukan Taubat Nasional

"Jadi, bukan soal diamplifikasikan lebih jauh, itu solusinya pakai buzzer lagi. Tapi soal inti pesannya. Misal pemerintah bikin presscon jelasin bencana ini juga akibat ulah manusia, dievaluasi, siapa yang bertanggung jawab, dan bagaimana supaya ini tidak terulang lagi, nggak kalah viral deh itu," tuturnya.

"Jadi jangan iri sama relawan lain yang lebih viral, ya itu mentalnya monopoli banget," tutup Bintang Emon.

Halaman:

Tags

Terkini