SketsaNusantara.id - Presiden Prabowo Subianto kembali menuai perhatian melalui pidatonya saat menghadiri puncak HUT Ke-61 Partai Golkar di Jakarta.
Dalam pidatonya, Prabowo Subianto menyoroti pihak-pihak yang dianggap hanya muncul untuk mengejek, mengkritik, dan menuding pemerintah.
Padahal menurutnya, negara sedang berusaha memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
Prabowo Subianto lantas menyinggung orang-orang pintar yang menurutnya hanya bisa mengkritik saja.
"Orang-orang pintar yang bisa bicara, bicara. Ngejek-ngejek mencari kesalahan terus mencari kesalahan,"
Bahkan menurutnya, orang-orang tersebut hanya bisa memberi komentar tanpa bisa mensejahterahkan rakyat.
"Tidak bisa membuat jembatan, tidak bisa menciptakan lapangan pekerjaan, tidak bisa menjamin beras ada, tidak bisa menjamin LPG ada, tidak bisa menjamin BBM ada, tidak bisa menjamin apa-apa," imbuhnya.
Diakui Prabowo bahwa terkadang, ia merasa sedih mendengar kritikan rakyatnya.
"Saya kadang prihatin. Saya sedih selalu menimbulkan rasa tidak percaya, saudara-saudara. Tapi tidak ada masalah. Biarlah ini demokrasi," tandasnya, dilansir dari akun Instagram @awreceh.
Pidato Prabowo Subianto ini lantas menuai beragam komentar dari netizen.
"TERUS ORG YG GA PINTER NGAPAIN ADA DIPEMERINTAHAN ??," komentar netizen.