SketsaNusantara.id – Sebuah video singkat berdurasi sekian detik yang menampilkan seorang wisatawan asing (bule) berambut pirang tengah berjoget di struktur Candi Borobudur memicu pro dan kontra.
Aksi joget bule di Borobudur yang terletak di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah tersebut kemudian menjadi viral dan memicu kemarahan publik serta kecaman keras dari umat Buddha.
Aksi joget di bangunan suci umat Buddha tersebut dianggap tidak menghormati kesakralan situs warisan dunia.
Sehingga hal itu membuat pihak pengelola Taman Wisata Borobudur (TWB) bergerak cepat mengambil langkah penanganan.
Video viral tersebut berdurasi 13 detik memperlihatkan seorang perempuan berambut pirang dengan pakaian yang dinilai terlalu terbuka atau ketat tengah asyik menari di area stupa.
Ia menari di salah satu bagian tertinggi dan paling sakral di Candi Borobudur, dikutip dari kanal YouTube tvOneNews.
Konten tersebut oleh yang bersangkutan diunggah di platform media sosial dengan akun tiktok @cantalajah yang diidentifikasi sebagai milik wisatawan tersebut dan dengan cepat menyebar dan menuai kritik luas dari warganet.
Candi Borobudur sendiri selama ini selain menjadi destinasi wisata juga merupakan situs peribadatan umat Buddha.
Sehingga perilaku tersebut dianggap tidak etis, terutama di area yang disucikan, dinilai telah menodai nilai-nilai spiritual dan budaya yang melekat pada monumen tersebut.
Menanggapi kegaduhan yang timbul, Stakeholder Management & Legal Division Head PT Taman Wisata Borobudur (TWB), Ridwan Fauzi, segera menyampaikan permohonan maaf ke publik atas insiden yang terjadi.