news

Investasi Asing Masuk Probolinggo! Kunjungan Delegasi Tiongkok Buka Peluang Besar Hilirisasi Tembakau dan Ekonomi Daerah

Jumat, 5 Desember 2025 | 13:00 WIB
Bupati Probolinggo Gus dr. Mohammad Haris menerima kunjungan investor asal Tiongkok. (Instagram/gusdrharis)

SketsaNusantara.id - Pemerintah Kabupaten Probolinggo kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor ekonomi daerah melalui kerja sama internasional.

Kunjungan rombongan investor asal Tiongkok ke Pendopo Kabupaten Probolinggo menjadi momentum penting yang menandai awal kolaborasi di berbagai sektor, khususnya industri hasil tembakau.

Dilansir SketsaNusantara.id dari unggahan Instagram resmi Bupati Probolinggo (@gusdrharis), Gus dr. Mohammad Haris, disampaikan bahwa kedatangan investor Tiongkok ini merupakan tindak lanjut dari rangkaian lawatan sebelumnya yang dilakukan oleh perwakilan dari Indonesia.

Baca Juga: Investasi Mudah di Jember, Super Indo Komitmen Serap Tenaga Kerja Lokal dan Kembangkan UMKM

“Kemarin yang diawali oleh teman-teman dari Jakarta. Yang kemarin sudah berkunjung ke Shenzhen, Guangzhou, dan lain sebagainya. Ini adalah balasan dari teman-teman China,” ujar Bupati Haris dalam pertemuan tersebut.

Kunjungan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menjadi simbol keseriusan kerja sama yang lebih luas.

Dalam caption unggahan, disebutkan bahwa Pemerintah Kabupaten Probolinggo dan investor asal Tiongkok sepakat mendorong pengembangan industri hasil tembakau melalui penjajakan kerja sama investasi dan survei kawasan industri, sebagai langkah awal membuka peluang ekonomi baru di daerah.

Baca Juga: BRI Manajemen Investasi Resmi Mencatatkan KIK EBA Syariah Senilai Rp1,95 Triliun di Bursa Efek Indonesia

Para investor Tiongkok datang untuk melihat langsung potensi daerah. Bupati Haris menjelaskan bahwa wilayah Probolinggo memiliki keragaman geografis dan komoditas yang sangat prospektif.

“Mereka datang langsung melihat semua potensi kita. Bahwa memang Probolinggo memiliki potensi yang sangat luar biasa. Kita mulai ketinggian 0 sampai 2500 MDPL, semuanya ada,” ungkapnya.

Keberagaman wilayah tersebut penting dalam mengembangkan berbagai sektor, mulai dari pertanian, pariwisata, hingga ketahanan pangan. Para investor melihat peluang ini sebagai fondasi kuat untuk pengembangan kawasan industri terintegrasi.

Baca Juga: Tabungan Emas Holding Ultra Mikro BRI Melonjak 66,9 Persen, Investasi Rakyat Tembus 13,7 Ton Hingga September 2025

Dalam unggahan Instagram, juga dijelaskan bahwa kunjungan ini adalah bagian dari komitmen bersama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, serapan tenaga kerja, serta peningkatan nilai tambah komoditas unggulan Probolinggo.

Bupati Haris menggarisbawahi bahwa langkah awal kerja sama ini akan dimulai dari Kawasan Industri Hasil Tembakau (KIHT) dan fasilitas gudang tembakau yang menjadi bagian dari rencana hilirisasi produk tembakau daerah.

Halaman:

Tags

Terkini