“Kita tahu saat ini moda transportasi pesawat menjadi kebutuhan masyarakat, karena mempersingkat waktu perjalanan dan lebih praktis,” tegasnya.
Kendati demikian, Dishub Jember terus melakukan pemantauan dan evaluasi kepada 2 maskapai yang sudah berada di Bandara Notohadinegoro terkait okupansinya.
“Alhamdulillah secara umum saat ini untuk penerbangan Jember-Jakarta PP okupansinya di atas 50 persen, sementara untuk Jember-Denpasar Bali PP kami optimis okupansinya bisa lebih dari 50 persen setiap penerbangan,” paparnya.
“Namun, kami terus berbenah dan juga melakukan evaluasi agar konsitensi penerbangan di 2 ruta yang sudah dibuka ini lebih maksimal,” tutupnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI