SketsaNusantara.id - Kegiatan donor darah kembali digelar Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Jember pada Kamis, 27 November 2025.
Aksi kemanusiaan tersebut berlangsung di Aula BI Jember dan diikuti ratusan peserta dari internal lembaga tersebut. Sejak pagi, peserta mendatangi lokasi untuk mengikuti rangkaian pemeriksaan sebelum dinyatakan layak mendonorkan darah.
Kegiatan donor darah ini menjadi agenda penting dalam mendukung kebutuhan darah bagi masyarakat. Proses pengumpulan dilakukan melalui sejumlah tahapan yang harus dilewati seluruh peserta.
Setiap pendaftar diarahkan mengisi formulir, kemudian menjalani pemeriksaan kesehatan untuk memastikan kelayakan medis. Peserta yang lolos langsung menuju ruang donor yang telah disiapkan oleh tim medis.
Pada kegiatan kali ini, jumlah pendaftar mencapai 306 orang. Dari keseluruhan peserta, terdapat 61 orang yang tidak dapat melanjutkan proses donor karena tidak memenuhi syarat kesehatan.
Pemeriksaan kondisi fisik menjadi langkah wajib sebelum pendonor memberikan darah. Tahapan tersebut bertujuan menjaga keamanan medis baik bagi pendonor maupun penerima darah di PMI.
Baca Juga: Dorong Standarisasi Produksi Darah, PMI Jember Studi Tiru ke Sidoarjo Guna Penuhi CPOB Tahun 2026
Kegiatan donor darah ini menghasilkan 245 kantong darah yang diserahkan kepada PMI Jember. Jumlah tersebut menjadi kontribusi signifikan dalam menjaga ketersediaan stok darah, terutama untuk kebutuhan pelayanan kesehatan di wilayah Jember. Pihak PMI menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin dalam kegiatan tersebut.
"Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada Bank Indonesia Jember atas terselenggaranya kegiatan ini. Jumlah 245 kantong darah yang terkumpul hari ini sangat berarti untuk menjaga ketersediaan stok darah di PMI Jember," ujar Zainollah, ketua PMI Jember. Pernyataan tersebut menegaskan pentingnya kolaborasi antarlembaga dalam pemenuhan kebutuhan darah yang terus meningkat.
Zainollah juga menyoroti perlunya dukungan berkelanjutan dari berbagai instansi, baik publik maupun swasta. Upaya tersebut dinilai mampu membantu PMI menjaga persediaan darah agar tetap stabil sepanjang tahun.
Pada setiap kegiatan donor darah, PMI melibatkan tenaga medis untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar kesehatan.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan donor darah ini merupakan bagian dari kontribusi sosial Bank Indonesia Jember. Inisiatif tersebut menjadi salah satu bentuk komitmen lembaga dalam mendukung kebutuhan masyarakat di berbagai sektor.