news

Universitas Oxford Dikritik Keras Usai Abaikan Nama Peneliti Indonesia dalam Temuan Rafflesia Hasselti, Kolonialisme Akademik?

Rabu, 26 November 2025 | 19:00 WIB
Peneliti asal Oxford University, Chris Thorogood bersama peneliti Indonesia Septian Andriki dan 2 Lainnya (Instagram @bujangpalala44)

SketsaNusantara.id - Unggahan resmi terkait penemuan Rafflesia Hasselti dari Universitas Oxford, Inggris menuai kritik tajam dari netizen.

Universitas Oxford melalui akun media sosial mereka di X  menuai kritik tajam dan kontroversi setelah Oxford memublikasikan keberhasilan penemuan dan pendokumentasian mekarnya bunga langka Rafflesia hasseltii di pedalaman Sumatera.

Namun secara eksplisit mereka tidak mencantumkan nama-nama peneliti, ilmuwan, dan pemandu lokal asal Indonesia yang terlibat dalam ekspedisi tersebut.

Baca Juga: Aditya Gumay Bongkar Ruben Onsu Sering Curhat Padanya Hampir Tiap Malam, Sutradara Film Rumah Tanpa Jendela: Saya Yang Bisa...

Rafflesia Hasselti sendiri diketahui merupakan jenis rafflesia yang sangat langka bahkan lebih langka dari Rafflesia Arnoldi.

Penemuan Rafflesia hasseltii ini sendiri merupakan hasil kolaborasi antara The University of Oxford Botanic Garden and Arboretum yang diwakili oleh Dr. Chris Thorogood, dengan mitra dari Indonesia seperti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Universitas Bengkulu, dan Komunitas Peduli Puspa Langka (KPPL).

Namun unggahan Oxford terkait klaim keberhasilan penemuan oleh Dr. Thorogood dan timnya akhirnya mendapatkan sorotan tajam dari netizen Indonesia.

Baca Juga: Siapa Ketua Umum PBNU yang Baru Jika Gus Yahya Benar-benar Dipecat?

"Rafflesia hasseltii: A plant seen more by tigers than people.

Yesterday, Oxford Botanic Garden's @thorogoodchris1 was part of a team that trekked day and night through tiger-patrolled Sumatran (an island in Indonesia) rainforests to find Rafflesia hasseltii," tulis mereka di akun X @Universty of Oxford dilansir SketsaNusantara.id.

Terjemahan:

"Rafflesia Hasselti: tumbuhan yang lebih banyak dilihat harimau daripada manusia.

Kemarin, Oxford Botanica Garden's @thorogoodchris1 menjadi bagian dari tim yang berjalan siang dan malam melalui hutan hujan Sumatera (sebuah pulau di Indonesia) yang dijaga harimau untuk menemukan Rafflesia Hasselti," 

Dibawah cuitan tersebut, Oxford menyertakan video yang menampakkan salah satu peneliti Indonesia, Septian Andriki menangis dan emosional saat bertatapan langsung dengan Raflesia Haselti tersebut.

Halaman:

Tags

Terkini