Dalam sesi pertanyaan terakhir (Q&A) yang menentukan, ia ditanyai pertanyaan krusial yang berhubungan langsung dengan isu pemberdayaan wanita.
"Jika Anda memenangkan gelar Miss Universe malam ini, bagaimana Anda akan menggunakan platform ini untuk menginspirasi dan memberdayakan gadis-gadis di seluruh dunia?" tanya host Miss Universe 2025 dilansir dari kanal YouTube Alex Farmers.
Dengan ketenangan dan keyakinan yang luar biasa, Miss Mexico memberikan jawaban yang menyentuh hati para juri dan penonton.
“Sebagai Miss Universe, saya akan mengatakan kepada mereka, percayalah pada kekuatan keaslian diri Anda. Percayalah pada diri Anda sendiri. Impian Anda penting, hati Anda penting. Dan jangan pernah biarkan siapa pun membuat Anda meragukan harga diri Anda, karena Anda berharga segalanya. Anda kuat, dan suara Anda perlu didengar.”jawab tegas Bosch.
Baca Juga: Miss Universe: Standar Terukur, Rekam Jejak Keluarga, dan Figur Inspiratif
Jawaban tersebut, yang berfokus pada otentisitas, harga diri, dan kekuatan suara setiap wanita dianggap sesuai dengan tema kontes tahun itu, ‘The Power of Love’.
Pesan yang kuat tersebut membedakannya dari pesaing lain juga menjadi pesan kepada Nawat Itsaragrisil bahwa apa yang dilakukannya, di negara asal Itsaragrisil sendiri tak bisa mematahkan langkah seorang Fatima Bosch.
Hal itu juga memastikan bahwa mahkota Lumiere de l'Infini tahun ini mendarat di kepalanya, sedangkan wakil Thailand, Praveenar Singh, yang digadang-gadang merupakan calon pemenang yang kuat justru berada dibawah Bosch dengan bertengger di runner-up 1 dan runner-up 2 dipegang oleh Stephany Abasali asal Venezuela.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!