.
SketsaNusantara.id - Sebuah momen luar biasa terjadi di hutan hujan Sumatera ketika ahli biologi dari Universitas Oxford, Chris Thorogood, berhasil menemukan salah satu bunga paling langka di dunia, Rafflesia hasseltii.
Penemuan ini bukan hanya menjadi pencapaian ilmiah, tetapi juga pengalaman emosional yang mendalam bagi Thorogood dan tim lokal yang mendampinginya.
Dilansir SketsNuantara.id dari unggahan di akun X (Twitter) miliknya @thorogoodchris1, Thorogood membagikan rangkaian foto dan video yang memperlihatkan detail perjalanan.
“Kami menemukan! Kami berjalan siang dan malam melalui hutan hujan Sumatera yang dipatroli harimau dan hanya dapat diakses dengan izin untuk ini: Rafflesia hasseltii,” tulisnya. Unggahan tersebut segera menarik perhatian publik dunia.
Dalam unggahan lainnya, Thorogood memperlihatkan video yang memperlihatkan dirinya bersama seorang warga lokal Indonesia.
Thorogood juga menjelaskan bahwa mereka harus menunggu hingga malam hari untuk menyaksikan mekarnya bunga tersebut.
“Hanya sedikit orang yang pernah melihat bunga ini, dan kami melihatnya terbuka di malam hari. Sihir,” lanjutnya.
“Rafflesia hasseltii: tanaman yang lebih banyak dilihat oleh harimau daripada manusia,” tambahnya dengan kalimat yang menggambarkan kelangkaan ekstrem bunga tersebut.
Selain foto close-up bunga yang sedang mekar, Thorogood juga membagikan foto bersama rimbawan Sumatera Barat yang membantu menuntun perjalanan eksplorasi.
Baca Juga: Gladak Perak Lumajang Dibersihkan Usai Tertutup Abu Vulkanik Erupsi Gunung Semeru
“Terima kasih khusus kepada rimbawan Sumatera Barat – terutama Pak Iwan dan Bang Deki karena telah berbagi bunga spesial mereka dengan kami: kami tidak akan pernah melupakannya,” ungkapnya.
Ungkapan ini memperlihatkan apresiasi terhadap peran krusial masyarakat lokal, yang memiliki pengetahuan detail tentang hutan serta flora yang tumbuh di dalamnya.