news

Netizen Desak KPAI Tindak Gus Elham Yahya yang Cium Anak Perempuan di Bawah Umur: Ayo Kerja Dong

Kamis, 13 November 2025 | 07:45 WIB
Netizen minta KPAI tindak lanjuti Gus Elham yang diduga lakukan pelecehan seksual (Instagram.com/@ellhamyahya)

 

SketsaNusantara.id - Rekaman video Mohammad Elham Yahya Luqman atau Gus Elham yang mencium banyak anak perempuan di bawah umur membuat banyak pihak geram.

Meski Gus Elham telah mengungkapkan permintaan maaf dalam video klarifikasinya tanggal 12 November 2025, namun gelombang protes hingga kecaman masih terus bergulir.

Netizen yang merasa tak puas pun segera menggruduk Instagram Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) untuk bertindak.

Baca Juga: Singgung Pernyataan Alissa Wahid, Susi Pudjiastuti Minta Kapolri Listyo Sigit Tangkap Gus Elham Yahya

Beberapa netizen yang menilai tindakan Gus Elham itu merupakan pelecehan seksual meminta KPAI bertindak tegas.

Menurut netizen, permintaan maaf Gus Elham tidak cukup untuk memberikan efek jera.

“Ayo kerja dong jangan kebanyakan agenda seminar atau agenda yang lain yang nggak urgent,” tulis akun Instagram @g*************d.

Baca Juga: Ditegur Wamenag dan Ormas-Ormas Agama karena Perbuatan Tak Pantas sebagai Pendakwah, Gus Elham Sampaikan Permintaan Maaf

“Tolong dong gerak, tindak gus gusan yang melakukan pelecehan ke anak-anak. Maaf saha nggak cukup ya untuk hal semengerikan ini, jangan membutakan diri dong @kpai_official,” komentar akun @m********_.

Bukan hanya itu, netizen juga meminta Presiden Prabowo dan Gibran Rakabuming untuk mendesak KPAI memberikan perlindungan kepada anak-anak perempuan malang tersebut.

“Pak @prabowo pak @gibran_rakabuming jangan diam ajalah Pak. Paksa KPAI buat lindungin anak-anak yang sudah dic*bulin oleh beliau,” tulis @a***************a.

Baca Juga: Profil dan Biodata Lengkap Gus Elham Yahya, Cucu Kyai Kediri yang Viral Cium Anak Perempuan: Akun Instagram 

Seperti yang diketahui, dalam video yang beredar belakangan ini, Gus Elham diduga melakukan tindakan tak senonoh dengan mencium sejumlah anak perempuan di bawah umur.

Halaman:

Tags

Terkini