news

Surya Paloh Setuju Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Titiek Soeharto Sebut Hanya 1 Fraksi yang Masih Menolak

Minggu, 9 November 2025 | 20:30 WIB
Soeharto, Presiden RI ke 2 (Endang Hartatik )

Meski begitu, ia menuturkan bahwa masih ada satu fraksi yang belum mendukung usulan tersebut. “Kecuali mungkin satu fraksi,” tambahnya.

Titiek menyampaikan bahwa keluarga besar Soeharto menyambut positif langkah pemerintah dalam mempertimbangkan pemberian gelar itu.

“Alhamdulillah, kami bersyukur. Dari keluarga bersyukur kalau pemerintah berkenan, dengan dukungan masyarakat seluruhnya memberikan gelar pahlawan nasional untuk almarhum Pak Harto,” ujarnya.

Proses Pemberian Gelar Pahlawan Nasional

Sesuai ketentuan, pemberian gelar Pahlawan Nasional dilakukan melalui proses seleksi yang panjang di Kementerian Sosial (Kemensos). Proses itu melibatkan Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP) yang menilai kelayakan tokoh yang diusulkan oleh masyarakat.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan bahwa gelar tersebut merupakan bentuk penghormatan kepada tokoh yang telah berjasa besar bagi bangsa Indonesia. Tahun ini, ada 49 nama yang diusulkan dan telah diserahkan kepada Presiden Prabowo Subianto melalui Menteri Kebudayaan Fadli Zon.

Selain Soeharto, nama-nama lain yang juga diusulkan antara lain Presiden ke-4 Abdurrahman Wahid (Gus Dur), aktivis buruh Marsinah, Kiai Bisri Syansuri, Ali Sadikin, dan Kiai Muhammad Yusuf Hasyim.

Biasanya, gelar Pahlawan Nasional diumumkan melalui Keputusan Presiden dan disampaikan bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan setiap 10 November.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!

Halaman:

Tags

Terkini