SketsaNusantara.id - Kabupaten Jember dikenal dengan tanahnya yang subur, sehingga banyak sekali komoditas yang bisa dihasilkan terutama kopi.
Kopi kini menjadi salah satu komoditas yang banyak diminati dipenjuru negeri. Selain, cita rasanya kopi Jember juga menjadi daya ungkit perekonomian petani di lereng Gunung Raung, di Kecamatan Ledokombo.
Keberkahaan bagi petani kopi Jember ini dirasakan langsung oleh, Zainal seorang petani dan pegiat kopi yang sudah 13 tahun lebih menjalani profesi ini.
Ia mengatakan, potensi kopi di Jember khususnya di lereng Gunung Raung sendiri sangatlah tinggi sekali.
Hal ini dilihat dari suburnya kopi hutan yang tumbuh, ditambah memiliki cita rasa yang khas dan berbeda dengan yang ditanam di daerah lain.
"Kopi yang ditanam di lereng Gunung Raung ini sangat berbeda dibandingkan dengan daerah lain, karena punya rasa pahit dan asam yang khas," ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu, 5 November 2025.
Baca Juga: Wamen UMKM dan Gus Fawait Berkomitmen Kembangkan Pelaku Usaha Lokal di Jember
Awal mula dirinya menanam kopi di lereng Gunung Raung ini, dikarenakan sangat suka sekali dengan kopi dan mencoba untuk belajar bertani kopi.
"Saya awalnya dulu tahun 2012 mendapatkan bibit kopi dari wilayah perkebunan Kali Jompo," imbuhnya.
Dengan menanam kopi Raung ini, dirinya berhasil memiliki lahan 10 hektar lebih yang semuanya ditanami oleh kopi hutan.
Baca Juga: Bupati Jember Gus Fawait Ajak Kader Posyandu Gumukmas Kolaborasikan Program UHC dan Wadul Gus'e
"Alhamdulillah totalnya bisa sampai 10 hektar yang saya tanami kopi sekarang," pungkasnya.
Zainal menerangkan, jika kopi Raung ini sangat menguntungkan kalau dikelola dengan baik.