SketsaNusantara.id - Pemerintah Kabupaten Jember secara resmi telah mengumumkan, penerbangan Jember-Jakarta akan segera dibuka kembali pada bulan November 2025 mendatang.
Kesepakatan ini diambil setelah pihak maskapai Fly Jaya bersama dengan Bupati Jember Muhammad Fawait, telah menandatangan kerjasama.
Selain itu, renacana selanjutnya Bandara Notohadinegoro juga akan membuka penerbangan Jember-Bali, yang akan dilakukan 3 kali dalam seminggu.
Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Komisi C DPRD Jember David Handoko Seto mengungkapkan jika langkah ini sangat baik dalam membuka konektivitas menuju pusat pertumbuhan ekonomi.
"Alhamdulillah kemarin sudah duduk bersama antara Fly Jaya dengan Pemkab Jember, ini menjadi komitmen pemerintah dalam membuka akses ke ibukota," ujarnya saat dikonfirmasi di DPRD Jember, Kamis, 30 Oktober 2025.
David menyampaikan, dengan adanya rencana pembukaan kembali penerbangan ke Jakarta menjadi pintu untuk membuka investasi yang masuk ke Jember.
Baca Juga: Datangi Komisi VI DPR RI, DPRD Jember Usulkan Adanya Perluasan Runway di Bandara Notohadinegoro
"Pasti para investor akan lebih mudah berinvestasi ke Jember, dengan adanya penerbangan ini. Apalagi adanya pembukaan penerbangan di ke Bali juga," sambungnya.
Politisi NasDem ini juga menerangkan, jika saat ini DPRD Jember telah melakukan komunikasi dengan perwakilan dari Jember di DPR RI untuk membantu pengembangan Bandara Notohadinegoro.
"Beberapa waktu lalu, kita bertemu dengan Mas Kawendra, kemudian juga dengan Mas Charles serta beberapa politisi dari dapil Jember-Lumajang. Mereka berkomitmen untuk membantu pengembangan bandara kita," imbuhnya.
"Salah satunya pembahasan soal rencana pembangunan insfrastruktur landasan pacu (Runway) yang akan diperpanjang. Sehingga pesawat awak besar bisa landing di Bandara Notohadinegoro," terangnya.
Kebutuhan perpanjangan runway di Bandara Notohadinegoro menurutnya, kurang lebih membutuhkan sekitar 1000 meter atau 1 kilometer.