SketsaNusantara.id – Rumah pensiun Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), di Colomadu Jawa Tengah sudah rampung 90 persen.
Namun meski demikian Jokowi memastikan bahwa ia tidak akan menjadikan rumah pensiun yang dihadiahkan oleh negara sebagai kediaman utama setelah masa jabatannya berakhir.
Sebaliknya, rumah mewah yang terletak di Colomadu, Karanganyar, Jawa Tengah, tersebut berencana akan dialihfungsikan.
"Rumah itu masih kewenangan di kementrian sekretariat negara karena masih belum diserahkan pada saya melihat juga belum jadi," ungkap Jokowi dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube KOMPASTV.
Rupanya menurut Jokowi rumah pensiun nya dari pemerintah tersebut saat ini masih berada di bawah kewenangan Kementerian Sekretaris negara dan belum diserahkan padanya.
Tanah yang dibangun diatas lahan seluas 12.000 meter tersebut rupanya masih belum rampung dan ia tegaskan rumah tersebut juga nantinya tidak akan dipakai sebagai kediaman utama.
Jokowi menyebutkan jika rumah pensiunannya tersebut akan digunakan sebagai ruang pertemuan atau dibuka sesekali sebagai ruang publik.
Jokowi mengungkapkan bahwa ia lebih memilih untuk tetap tinggal di rumah pribadinya yang berlokasi di Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo.
"Enggak, tetap ditempati rumah lama. Tetap di rumah lama. Alhamdulillah, sudah punya rumah, sudah punya rumah. Kita ini sudah punya rumah, meskipun rumahnya kecil ya, tapi tetap senang di rumah yang lama," ujar Jokowi.
Baca Juga: Jokowi Angkat Bicara Perihal Hutang Woosh Hingga Triliunan: Ini Kan Baru Tahun Pertama...
Meskipun menolak menempati, Jokowi memastikan rumah pensiun yang dibangun di atas lahan seluas kurang lebih 12.000 meter persegi di Colomadu tersebut tetap akan dimanfaatkan.
Jokowi menyebutkan bahwa bangunan dua lantai tersebut berpotensi besar untuk dialihfungsikan menjadi ruang publik.