news

Menag Nasaruddin Umar Bentuk Satgas Khusus, Bongkar Ruang Gelap Kekerasan di Pesantren Lewat Regulasi Baru

Senin, 27 Oktober 2025 | 07:00 WIB
Menteri Agama Rl Prof Dr KH Nasaruddin Umar membentuk satgas anti kekerasan di pesantren. (SketsaNusantara.id/As ad Choirudin)

Hasil penelitian Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang dirilis pada 8 Juli 2025 menunjukkan masih adanya potensi kerentanan di sejumlah pesantren.

Penelitian terhadap 514 pesantren sepanjang 2023–2024 menemukan bahwa sekitar 1,06 persen dari 43 ribu pesantren di Indonesia memiliki tingkat risiko tinggi terhadap kekerasan seksual.

Menanggapi hal ini, Nasaruddin menegaskan perlunya keterlibatan semua pihak. “Ini komitmen penting untuk kita bersama,” ujarnya.

Ia juga mengajak pesantren yang telah memiliki praktik pengasuhan baik untuk berbagi pengalaman dan membantu membangun ekosistem pendidikan yang aman.

Kolaborasi dengan Kementerian PPPA

Sebagai bentuk keseriusan, Kemenag menjalin kerja sama dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA). Kerja sama tersebut berfokus pada promosi hak-hak anak, pencegahan kekerasan, serta penanganan kasus di lingkungan pendidikan keagamaan.

“Salah satu bentuk upaya tersebut adalah dengan menerapkan pola pengasuhan ramah anak di satuan pendidikan keagamaan yang terintegrasi dengan asrama,” kata Nasaruddin.

Kolaborasi itu juga diarahkan untuk memperkuat budaya saling menghormati, menegakkan nilai-nilai kemanusiaan, dan memastikan setiap anak mendapat perlindungan penuh selama menempuh pendidikan.

“Ini komitmen kami. Langkah-langkah strategis sudah dirumuskan dalam peta jalan pengembangan pesantren ramah anak. Insya Allah langkah kita semakin efektif dan strategis,” ujarnya menutup.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!

Halaman:

Tags

Terkini