news

PDIP Tolak Keras Soeharto Diusulkan Menjadi Pahlawan Nasional, Ini Alasannya

Jumat, 24 Oktober 2025 | 13:07 WIB
Potret Presiden RI ke 2 Soeharto (Soehartolibrary.id)

SketsaNusantara.id - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf (Gus Ipul) secara resmi menyerahkan daftar usulan sebanyak 40 nama tokoh yang direkomendasikan untuk mendapatkan gelar Pahlawan Nasional. 

Daftar tersebut diserahkan kepada Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan (GTK), Fadli Zon, di Jakarta pada Selasa, 21 Oktober 2025 lalu.

Usulan 40 nama ini menarik perhatian karena memuat tokoh-tokoh dengan latar belakang yang sangat beragam, bahkan beberapa di antaranya memiliki kontroversi dan pandangan yang saling bertolak belakang dalam sejarah politik Indonesia.

Baca Juga: 6 Narapidana Terkenal yang Pernah Ditahan di Lapas Nusakambangan, Ada Anak Presiden Soeharto, Terbaru Aktor Ammar Zoni

Dari 40 nama tersebut muncul nama-nama seperti Gus Dur, Soeharto hingga Marsinah sebagai pahlawan buruh.

Namun munculnya nama Soeharto kemudian memunculkan perdebatan juga penolakan dari beberapa kalangan, salah satu penolakan muncul dari PDIP yang diwakili oleh Guntur Romli.

Guntur Romli menilai pemberian gelar pahlawan nasional kepada Soeharto tersebut akan mencederai semangat Reformasi 1998 dan berpotensi membelokkan fakta sejarah.

Baca Juga: 4 Fakta menarik Monumen Pancasila Sakti di Jakarta, Dibangun Soeharto hingga Jadi Pengingat Peristiwa G30S PKI

"Masih banyak calon-calon yang lain dan lebih sepuh yang lebih tua dan tak menimbulkan kontroversi di masyarakat," ungkap Guntur Romli dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube KOMPASTV.

Guntur Romli secara tegas menolak usulan yang kini tengah dikaji oleh Dewan Gelar tersebut, dengan mengemukakan sejumlah alasan mendasar yang berkaitan dengan catatan kelam di masa pemerintahan Orde Baru.

"Kalau Pak Harto nanti ditetapkan sebagai pahlawan lantas bagaimana dengan gerakan reformasi '98 yang waktu itu menggulingkan beliau? Apakah Soeharto pahlawan dan mahasiswa penghianat?," imbuhnya.

Baca Juga: Titiek Soeharto Banggakan Prabowo Subianto yang Berdiri Sejajar Dengan Vladimir Putin dan Kim Jong Un, Netizen Singgung Keberpihakan Pada Rakyat

Menurut Guntur Romli catatan sejarah Soeharto di masa lalu akan menjadi kontroversi jika nanti ia betul-betul diangkat sebagai pahlawan nasional.

"Banyak sekali pelanggaran hak asasi manusia di jaman orde baru dan itu sudah ditetapkan sebagai pelanggaran HAM berat oleh negara," tegasnya.

Halaman:

Tags

Terkini