news

Geger! Pria Pegawai BUMN di Banyuwangi Membunuh Istrinya Sendiri Lalu Menyerahkan Diri, Polisi Ungkap Motifnya

Selasa, 21 Oktober 2025 | 16:30 WIB
Ilustrasi istri dibunuh suami di Banyuwangi (Pixabay Vika_glitter)

SketsaNusantara.id - Seorang pria di Banyuwangi Jawa Timur membuat geger setelah ia menyerahkan dirinya usai membunuh istrinya sendiri.

Suami tersebut berinisial GDF (41) membunuh istrinya BW (52) pada Senin, 20 Oktober 2025.

Dimana GDF merupakan seorang pegawai BUMN dan istrinya seorang pegawai bank swasta ternama di Jawa Timur.

GDF diketahui melaporkan dirinya sendiri lewat WhatsApp ke polisi usai ia menghabisi nyawa sang istri.

Baca Juga: Profil Muhammad Ainul Yakin, Ketua Ansor Jakarta yang Diduga Lakukan Ancaman Pembunuhan saat Orasi di Trans7, Komisaris BUMD?

Saat polisi datang, GDF tampak terduduk di teras rumah sedangkan istrinya yang sudah tak bernyawa tergeletak di ruang makan dalam posisi terlentang.

Hal itu kemudian di konfirmasi oleh Kepala Mapolres Banyuwangi dimana GDF saat ini ditahan.

"Kami sudah memeriksa 5 orang saksi untuk mengkonfirmasi apa yang didapatkan pada pemeriksaan dan hasil olah TKP," ungkap Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Rama Samtama Putra.

Baca Juga: Miris! 11 Tahun Buron, La Ode Litao yang Masuk DPO Kasus Pembunuhan Jadi Anggota DPRD Wakatobi, Posternya Dipasang 2 Km dari Rumah Korban

"Untuk sementara ini motifnya adalah bahwa yang bersangkutan (GDF) terindikasi gaya hidupnya menggunakan uang di lingkup pekerjaannya," imbuhnya dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube tvOneNews.

"Dikatakan uang tersebut juga milik keluarga korban dan di satu sisi yang bersangkutan juga mengakui memang ada pihak ketiga, bisa dikatakan selingkuhan," imbuhnya.

Menurut Kapolresta Banyuwangi tersebut, berdasarkan hasil penyelidikan, GDF memiliki ketakutan bahwa BW mengetahui perselingkuhannya hingga melakukan pembunuhan.

"Kekhawatiran dia, ketakutan (persingkuhannya) dia diketahui oleh korban sehingga yang bersangkutan kemudian melakukan pembunuhan kepada korban," tegasnya.

Lebih jauh Kapolresta Banyuwangi tersebut menjelaskan bahwa akhirnya GDF mengakui perbuatannya kepada polisi sebab karena kekhawatirannya kepada anak-anaknya.

Halaman:

Tags

Terkini