news

Tak Main-Main, Prabowo Ingatkan Menteri, 3 Kali Melanggar Langsung Reshuffle

Minggu, 19 Oktober 2025 | 21:30 WIB
Ancaman reshuffle Presiden Prabowo. (Youtube Sektretariat Presiden RI)

SketsaNusantara.id - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto kembali melontarkan peringatan keras kepada jajaran menterinya.

Dalam acara Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI) di The Trans Luxury Hotel, Bandung, Sabtu, 18 Oktober 2025, Prabowo menegaskan bahwa menteri yang tiga kali diberi peringatan namun tetap melanggar akan diganti melalui reshuffle kabinet.

Pernyataan tersebut menegaskan sikap tegas Prabowo dalam menjaga disiplin dan loyalitas di lingkungan pemerintahan.

Baca Juga: Prabowo Setuju Bensin Dicampur Etanol, Pertamina Siap Jalan tapi DPR Ingatkan soal Risiko Mesin

Ia menilai setiap pejabat negara harus bekerja sepenuhnya untuk kepentingan rakyat, bukan pribadi ataupun kelompok.

“Anak buah saya hebat-hebat ya. Kalau ada satu dua nakal, saya peringati ya kan? Satu kali peringatan masih nakal, dua kali, tiga kali apa boleh buat reshuffle,” ujar Prabowo.

Ia menambahkan, komitmen terhadap pemberantasan korupsi dan disiplin kerja adalah hal yang tidak bisa ditawar.

“Saya tidak ragu-ragu, saya akan hadapi kalau koruptor, maling, saya hadapi bersama Saudara-saudara. Saya yakin rakyat Indonesia di belakang saya,” tegasnya.

Baca Juga: Reformasi BUMN ala Prabowo: WNA Boleh Jadi Bos, 1.000 Perusahaan Akan Dirampingkan Jadi 200

Ucapan Prabowo itu mendapat perhatian luas karena disampaikan di tengah situasi politik yang dinamis. Sejak menjabat pada 20 Oktober 2024, Prabowo sudah tiga kali melakukan reshuffle kabinet dalam kurun waktu satu tahun.

Langkah pertama dilakukan pada Februari 2025, ketika Satryo Soemantri Brodjonegoro digantikan oleh Brian Yuliarto sebagai Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Pergantian tersebut dilakukan setelah muncul kontroversi internal di kementerian. Brian dilantik berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 26P Tahun 2025.

“Demi Allah saya bersumpah akan setia kepada UUD 1945 serta menjalankan segala peraturan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara,” ucap Brian saat pelantikan di Istana Negara, Jakarta Pusat, 19 Februari 2025.

Halaman:

Tags

Terkini