SketsaNusantara.id - Tamanan Okra kini menjadi primadona di Kabupaten Jember, pasalnya hasil pertanian dari Okra bisa menembus pasar Internasional.
Okra atau yang dikenal sebagai lady's fingers ini, merupakan keluarga tamanam Malvaceae yang berasal dari Ethiopia dan sangat cocok ditanam di dataran tropis.
Hasil pertanian Okra sendiri tergolong sangat bagus, pasalnya harganya yang stabil membuatnya kini menjadi salah satu tanaman yang banyak dibudidayakan.
Petani asal Kecamatan Ajung, Misbahul Ulum mengatakan kalau tanaman Okra ini menjadi primadona karena tengah banyak diminati oleh pasar Internasional.
“Perkembangan tanaman Okra ini sangat bagus ya, karena banyak diminati oleh para pembeli dari dalam maupun luar negeri,” ujarnya saat dikonfirmasi, Sabtu, 18 Oktober 2025.
Salah satu daya tarik petani menanam Okra menurutnya, karena cara tanamnya yang sangat mudah dan perawatannya pun lebih simpel.
“Budidayanya cepat ini mas, karena hanya fokus maksimalnya pada 25 hari setelah proses tanam. Karena ini waktu yang riskan, dan berhadapan dengan gulma dan hama,” imbuhnya.
“Maka pengendalian pertumbuhan dan pemberian pupuk menjadi salah satu kunci, agar tanaman Okra bisa tumbuh baik,” tuturnya.
Selain itu, Misbahul menjelaskan jika masa panen tanaman Okra ini cukup cepat karena hanya membutuhkan waktu sekitar 48 hari saja.
“Waktu panennya 48 hari, dan setelah itu akan bisa dipanen secara berkala hingga kurun waktu 5 bulan,” pungkasnya.
Tak hanya itu, hasil panennya per hari menurutnya cukup besar berkisar 3,5 hingga 4 kuintal.