news

KPK Turun Tangan Kawal Program Makan Bergizi Gratis Prabowo, Soroti Celah Rawan dan Efektivitas di Lapangan

Rabu, 15 Oktober 2025 | 21:30 WIB
Ilustrasi menu MBG. (info.gptn.or.id)

SketsaNusantara.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ikut melakukan kajian terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), salah satu program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Kajian ini dilakukan untuk memastikan program tersebut berjalan efektif, transparan, dan tepat sasaran.

Kajian dilakukan oleh Direktorat Monitoring dan Pencegahan KPK dengan melibatkan berbagai pihak. Tujuannya untuk memperkuat tata kelola program serta menutup celah potensi penyimpangan di lapangan.

Baca Juga: Bikin Ngakak! Begini Kehidupan Amanda Manopo Pasca Menikah, Perubahan Sifat Kenny Austin hingga Menu 'MBG' Ramai Jadi Sorotan

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa hasil kajian ini akan menjadi bahan rekomendasi bagi para pemangku kepentingan agar pelaksanaan program MBG lebih terarah

“Saat ini KPK sedang melakukan kajian di Direktorat Monitoring Pencegahan,” ujar Budi dalam keterangannya pada Rabu, 15 Oktober 2025.

Ia menambahkan, hasil kajian tersebut akan berisi sejumlah saran perbaikan untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan di lapangan.

Baca Juga: Viral Siswa Tak Sentuh Menu Makanan MBG Sama Sekali, Hanya Diambil Bagian Ini Saja...

“Dari kajian itu nanti KPK akan memberikan rekomendasi-rekomendasi perbaikan kepada para stakeholder terkait,” imbuhnya.

Menurut Budi, lembaga antirasuah itu ingin memastikan bahwa makanan bergizi yang diberikan kepada anak-anak memenuhi standar kualitas.

“Kami berharap rekomendasi ini bisa ditindaklanjuti agar tata kelola, mekanisme, maupun proses distribusi program MBG berjalan efektif,” katanya.

“Hasilnya nanti, ketika makanan itu didistribusikan kepada anak-anak kita, juga memiliki kualitas yang baik,” lanjutnya.

Dalam proses kajian, KPK melibatkan berbagai pihak untuk mendapatkan gambaran menyeluruh tentang pelaksanaan MBG. Tim akan turun langsung ke lapangan melakukan observasi, wawancara, dan pengumpulan data.

Halaman:

Tags

Terkini