news

lnovasi Mahasiswa UPJB Jombang, Ciptakan Kemandirian Pangan Anak Asuh Panti Asuhan

Sabtu, 11 Oktober 2025 | 18:30 WIB
Anak asuh Panti Asuhan Hasyimiyah Desa Bandung, Diwek, Jombang sedang membuat sistem aquaponik dan hidroponik. (SketsaNusantara.id)

SketsaNusantara.id — Kegiatan inovatif dilakukan tim mahasiswa Universitas PGRl Jombang (UPJB). Mereka berhasil menggugah minat berwirausaha anak asuh Panti Asuhan Hasyimiyah Desa Bandung, Kecamatan Diwek, Jombang, Sabtu 11 Oktober 2025. Kegiatan ini sudah berlangsung sejak tiga bulan silam.

Tim mahasiswa UPJB terdiri dari Chalimatus Sa'diyah, Farda Rahmawanda, Miftakhul Jannah dan Ahmad Firmansyah. Bertindak sebagai pembimbing Banu Wicaksono.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Kreativitas Mahasiswa Bidang Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM). "Pembiayaan program ini sepenuhnya didanai oleh Kemendikbudristek Rl," ujar Chalimatus Sa'diyah, ketua tim.

Baca Juga: Menkeu Purbaya Ngaku Cuma Tahu dari Media soal APBN untuk Bangun Ulang Ponpes Al Khoziny

"Ada lima tahapan utama selama program ini dilaksanakan. Rangkaian kegiatan meliputi pelatihan pembuatan sistem aquaponik dan hidroponik, pengenalan teknologi Internet of Things (IoT) serta pembekalan kewirausahaan dasar dan pemasaran digital," jelasnya.

Pembina Panti Asuhan Hasyimiyah Ustadz Syamsul Qomar menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut. “Program ini sangat bermanfaat. Anak-anak menjadi lebih produktif. Mereka belajar bertani, berwirausaha dan mengelola hasilnya sendiri,” imbuhnya.

Sebagai dosen pembimbing, Banu Wicaksono menegaskan bahwa program ini tidak hanya berfokus pada pelatihan teknis. "Tetapi juga membangun pola pikir mandiri bagi para remaja," ujarnya.

Baca Juga: Marsinah Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional, PC GP Ansor Nganjuk Dukung Penuh

“Kami ingin mereka tidak hanya bisa menanam dan panen, tetapi juga mampu memasarkan hasilnya dengan percaya diri," imbuhnya.

Dosen yang juga Kepala Bidang Kemahasiswaan UPJB ini menilai kegiatan tersebut sebagai wujud nyata penerapan ilmu dan empati sosial mahasiswa. "Program ini menunjukkan bahwa mahasiswa tidak hanya berteori, tetapi juga mampu membawa solusi nyata bagi masyarakat," jelasnya.

Menurut dosen bahasa lnggris ini, pendekatan teknologi dan kewirausahaan yang digunakan menjadi kombinasi yang relevan dengan kebutuhan masa kini. "Kami bangga mahasiswa UPJB mampu menjalankan program ini dengan semangat dan tanggung jawab tinggi,” ungkapnya.

Baca Juga: Nasib di Ujung Tanduk! Indonesia Harus Taklukkan Irak untuk Jaga Asa ke Piala Dunia 2026, Begini Prediksi Starting XI Timnas!

Melalui program ini, lanjutnya, mahasiswa UPJB menunjukkan peran aktif dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi. "Khususnya pada bidang pengabdian kepada masyarakat," tambahnya.

Selain itu, imbuhnya, kegiatan ini juga menjadi wujud komitmen kampus dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. "Terutama melalui inovasi teknologi dan pemberdayaan sosial," pungkasnya.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini! 

Halaman:

Tags

Terkini