SketsaNusantara.id – Pemerintah Kabupaten Jember bersama dengan Universitas Jember (UNEJ) menyepakati, berbagai kerjasama dalam upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Hal ini dilaksanakan usai menghadiri peresmian UMKM Otomotif Tawangalun di Rektorat UNEJ, pada Senin, 6 Oktober 2025.
"Saya merasa menjadi bagian dari keluarga besar Universitas Jember, oleh karena itu saya mengungkapkan kebanggaan atas peluncuran produk otomotif dari Fakultas Teknik," kata Bupati Jember Gus Fawait dalam wawancara.
Baca Juga: Salurkan Honor secara Terhormat, Pemkab Jember Gelar Pendataan Guru Ngaji Secara Terbuka
Gus Fawait menambahkan bahwa, Pemerintah Kabupaten Jember siap untuk bekerja sama dan bersinergi dengan UNEJ demi kemajuan Kabupaten Jember.
"Jember merupakan Kabupaten dengan potensi yang luar biasa. Kita memiliki jumlah kampus terbanyak ketiga setelah Surabaya dan Malang," jelanya.
Dengan demikian, Gus Fawait melanjutkan, Jember harus melangkah lebih jauh dan lebih baik dari sebelumnya.
Baca Juga: Salurkan Honor Ngaji secara Terhormat, Guru Ngaji Asal Balung Kidul Apresiasi Pemkab Jember
"Kami sudah mencapai kesepakatan untuk nota kesepakatan, salah satunya dalam upaya mengurangi tingkat kemiskinan ekstrem," tambahnya.
Tidak hanya dengan UNEJ, Gus Fawait juga menegaskan bahwa pihaknya akan menjalin kerja sama dengan kabupaten lainnya. Contohnya, Bondowoso, Situbondo, Banyuwangi, Lumajang, dan Probolinggo.
Ia mengungkapkan, kerja sama ini juga membutuhkan ahli-ahli dari UNEJ yang mampu memberikan sumbangsih pemikiran dalam mengejar target pembangunan di Jember.
Baca Juga: Respons Keluhan Wali Murid, Pemkab Jember Siapkan Angkutan Sekolah Gratis
“Kami membutuhkan ahli-ahli yang mampu bekerja maksimal dalam memberikan idenya, khususnya dalam upaya pengentasan kemiskinan,” paparnya.
Sementara itu, mengenai nota kesepakatan, Rektor Universitas Jember Iwan Taruna mengungkapkan bahwa siapapun yang menjabat sebagai bupati atau pemimpin, kerja sama tersebut haruslah dilakukan.