“Misal kita sedang membahas satu tema, mereka dengan adanya digital ini juga bisa lebih mendetail dan banyak referensi,” paparnya.
Baca Juga: Angin Kencang Terjang Jember, Pohon Tumbang Timpa Mobil Hingga Ringsek
Dengan sistem pembelajaran digital tersebut, Guntur mengungkapkan jika saat ini anak-anak sudah terbiasa menggunakan akun belajar yang sudah disiapkan.
“Jadi siswa bisa menyusun portofolio digital, kolaborasi secara daring hingga berinteraksi langsung dengan guru, termasuk pengerjaan tugas-tugasnya,” paparnya.
Selain pengembangan pembelajaran berbasis digital ini, Ia menerangkan kalau saat ini juga sudah menerapkan absensi digital yang bisa dipantau oleh orang tua wali murid.
“Mereka saat masuk kelas akan langsung di scan barcodenya, kemudian langsung tersambung ke ponsel orang tua. Jadi mereka bisa memantau anaknya masuk sekolah dan pulang sekolah,” ucap Guntur.
Sementara itu, Kepala Seksi Kurikulum dan Penilaian SD Dinas Pendidikan Kabupaten Jember M Irfan Zainul Amin menyambut baik inovasi yang dikembangkan tersebut.
“Ini salah satu langkah nyata dari sekolah yang bisa memanfaatkan perangkat digital dengan optimal,” terangnya.
Baca Juga: 7 Rumah Hangus Dilalap Si Jago Merah, BPBD Jember Segera Berikan Bantuan pada Korban Rentan
Selanjutnya, Dispendik juga akan memberikan fasilitas Interactive Flat Panel untuk penunjang pendidikan.
“Dinaa juga sudah menyiapkan papan interaktif digital ke seluruh sekolah, tetapi akan dilakukan secara bertahap untuk membantu peningkatan pembelajaran siswa,” tutup Irfan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI