news

Mahasiswa PTNU Sejatim Berkumpul, Jadikan Muswil-Muskerwil Sebagai Ruang Aktualisasi dan Jaga Kondusifitas Bangsa

Senin, 29 September 2025 | 21:15 WIB
Perwakilan Gubernur Jatim Ahmad Jazuli membuka acara Muswil dan Muskerwil PTNU Jatim secara simbolis dengan memukul gong. (SketsaNusantara.id)

Tak ketinggalan, dukungan juga datang dari pihak kampus sebagai tuan rumah kegiatan. Wakil Rektor III Universitas Pangeran Diponegoro Nganjuk Dr Sopingi menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas terselenggaranya Muswil dan Muskerwil BEM PTNU Jatim.

Baca Juga: Kartu Pers Jurnalis CNN Dicabut Usai Bertanya Soal Kasus Keracunan MBG ke Prabowo Subianto, AJI dan LBH Pers Sebut Ini Pelanggaran UU

Menurutnya, kampus berkewajiban memberikan ruang dan dukungan penuh terhadap gerakan mahasiswa yang berorientasi pada penguatan intelektualitas sekaligus penguatan nilai kebangsaan.

“Mahasiswa adalah wajah masa depan bangsa. Melalui forum ini, kami berharap mahasiswa PTNU mampu melahirkan gagasan segar, menebar semangat kebangsaan, serta menjaga harmoni sosial. Universitas akan selalu mendukung aktivitas mahasiswa yang konstruktif dan bermanfaat, khususnya dalam menjaga kondusifitas bangsa,” ungkapnya.

Selain agenda utama Muswil dan Muskerwil, kegiatan juga diisi dengan diskusi publik yang menghadirkan akademisi dari berbagai bidang. Diskusi ini membahas isu-isu aktual. Mulai dari peran pemuda dalam demokrasi, strategi menjaga kerukunan di era polarisasi, hingga upaya mahasiswa dalam melawan hoaks dan ujaran kebencian di media sosial.

Baca Juga: Pulang Lawatan Luar Negeri, Presiden Prabowo Panggil Menteri ke Kertanegara, Langsung Godok MBG Bermasalah dan Beri Arahan Detail

Forum ini menjadi ruang refleksi sekaligus laboratorium gagasan bagi mahasiswa PTNU untuk memperkuat kontribusinya dalam menjaga persatuan dan kondusifitas bangsa.

Dengan berakhirnya kegiatan ini, harapan besar disematkan pada BEM PTNU Jatim agar semakin solid, progresif, dan adaptif dalam menjawab tantangan zaman.

Konsolidasi yang dilakukan melalui Muswil dan Muskerwil diharapkan mampu memperkuat peran mahasiswa NU sebagai penjaga persatuan, penggerak perubahan sosial yang damai, serta pelopor pembangunan peradaban bangsa yang berakar pada tradisi, berpijak pada intelektualitas, dan berorientasi pada masa depan yang lebih kondusif, berdaya, dan berkeadilan.***

 Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!

Halaman:

Tags

Terkini