"Ibu-ibu bapak-bapak Dinas Pendidikan tolong ya, ini anak kelas 1 yang bacanya aja masih mm," tandasnya.
Video protes wali murid tersebut kini viral di media sosial dan mendapat beragam tanggapan dari netizen.
"anak kelas 1-3 sd fokus ke pelajaran dasar aja dulu kayak kurikulum lama.. hapalan pancasila, perkalian, penjumlahan, dll... sekarang anak kuliahan aja ada yg gak bisa perkalian dan penjumlahan, heran banget.," komentar netizen.
"Kembalikan ke Kurikulum 84 atau 94, SD kelas 1-3 fokus membaca, menulis, berhitung, dan budi pekerti (etika). Bukan dibebankan untuk menggunakan nalar dan logika belum sampai kemampuan mereka," tulis netizen.
"Gak semua anak kelas 1 sdh lancar membaca. Ehhh buku pengantar belajarnya fulll tulisan kecil-kecil pula. Di TK katanya gak boleh diajarin calistung, giliran masuk kelas 1 SD dituntut mahir calistung. Dipikir liburan kenaikan kelas waktunya cukup buat upgrade skill calisting apa?," timpal netizen yang lain.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!