SketsaNusantara.id - Nama Wahyudin Moridu belakangan ini jadi bulan-bulanan warganet usai melontarkan perkataan yang memicu kontrversi.
Anggota DPRD Gorontalo itu mendadak viral usai mengaku ingin "merampok uang negara". Dalam video yang beredar di media sosial, menunjukkan Wahyu bersama seorang perempuan cantik dalam perjalanan menuju Makassar.
Tingkah laku Wahyudin Moridu seketika mencuri perhatian publik, terutama sikap sombong dan perkataannya yang dinilai tidak pantas dilontarkan wakil rakyat.
"Kita hari ini menuju Makassar menggunakan uang negara. Kita rampok aja uang negara ini, kita habiskan aja biar negara ini makin miskin," ucapnya dalam video yang diunggah di akun Instagram @lambe_turah pada hari Jumat, 19 September 2025.
Video Wahyudin viral hingga ramai jadi perbincangan hangat warganet di media sosial. Warganet ramai memberikan kritik keras pada anggota dewan dari fraksi PDI-P tersebut.
Di tengah ramainya kritikan publik, harta kekayaan Wahyudin Moridu juga tak luput jadi sorotan. Menariknya, kekayaan Wahyudin Moridu berbeda dari biasanya, lantaran tercatat minus di Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).
Dilansir SketsaNusantara.id dari database e-lhkpn yang diunggah situs Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Wahyudin Moridu tercatat memiliki harta Rp198 juta.
Dalam LHKPN yang dilaporkan 26 maret 2025 lalu, tercatat Wahyudin Moridu hanya memiliki aset tanah dan bangunan senilai Rp 180 juta di Kota Boalemo.
Meski ia terlihat mengendarai mobil dalam video viral, Wahyudin tercatat tidak memiliki kendaraan atau alat transportasi di LHKPN.
Wahyudin juga tak memiliki Surat berharga maupun harta bergerak lainnya dan hanya memiliki Kas senilai Rp 18 juta.
Dengan demikian, Wahyudin memiliki total kekayaan Rp198 juta. Namun, di LHKPN tercatat minus Rp2 juta karena ia diketahui masih punya hutan hutang senilai Rp 200 juta.