"Berdasarkan informasi sumber APBD ini sebagian merupakan dana dari pusat, yang ditransfer ke daerah. Kemungkinan berkurangnya kurang lebih sekitar 20 persen atau sekitar Rp600 miliar," jelasnya.
Baca Juga: AMJ Berikan 9 Tuntutan ke DPRD Jember, Korlap Aksi: Bebaskan Mahasiswa yang Masih Ditahan
Hal ini menurutnya, menjadi tantangan tersendiri bagi Pemerintah Kabupaten Jember untuk bisa mengelola keuangan daerah yang tidak lebih besar dari tahun sebelumnya.
"Nantinya saat pembahasan KUA PPAS APBD 2026 akan kami sampaikan, untuk fokus pada program prioritas seperti UHC atau kesehatan, pendidikan dan insfrastruktur atau program-program dasar yang menyangkut hajat hidup orang banyak," pungkasnya.
"Kondisi keterbatasan fiskal ke daerah ini, kami ingin Pemkab Jember memformulasikan berbagai program prioritas yang tepat. Karena bila ingin menutupi kekurangan Rp600 miliar yang dikurangi hanya mengandalkan PAD maka akan sangat berat," tutupnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI