Retno meniti karir sebagai diplomat hingga ditunjuk jadi Menteri Luar Negeri RI, sementara Sri Mulyani berkecimpung di bidang ekonomi hingga dipercaya menjadi Menteri Keuangan.
Namun, keduanya sama-sama berhasil menorehkan prestasi membanggakan dan mencetak sejarah sebagai menteri perempuan pertama di posisinya masing-masing.
"Kami berbeda karier dan perjalanan kerja. Retno adalah Diplomat sepanjang karier dan Saya dari mulai Dosen dan Peneliti, lalu jadi Pengamat, Komisaris, IMF hingga Worldbank, namun kami sama-sama berujung sebagai Pejabat Negara (Menteri)," tuturnya.
"Kami berbeda penugasan: Retno Menteri Luar Negeri dan Saya pernah 3 posisi jadi Menteri Perencanaan Pembangunan/Bappenas- Menteri Keuangan dan Menko Perekonomian. Namun kami sama-sama Menteri Perempuan Pertama di setiap jabatan tersebut," sambung Sri Mulyani.
Tidak hanya itu, Sri Mulyani juga menyebut adanya kesamaan pada kehidupan keluarganya dengan Retno Marsudi. Retno memiliki dua putra setelah menikah, sementara Sri Mulyani dikaruniai tiga anak.
Uniknya, anak kedua mereka sama-sama memilih jadi dokter dan melanjutkan pendidikan spesialis di Fakultas Kedokteran UI, meski berada pada jurusan yang berbeda.
Putra Retno Marsudi, Bagas A. Marsudi, menempuh spesialisasi penyakit jantung dan pembuluh darah, sedangkan putra Sri Mulyani, Adwin Sumartono, mengambil spesialisasi penyakit dalam. Keduanya menempuh pendidikan spesialis selama empat tahun dan diwisuda pada hari yang sama.
"Anak kami sama-sama memulai program Dokter Spesialis 4 tahun lalu dan keduanya sama-sama selesai dan diwisuda pada hari yang sama," ujar Sri Mulyani.
"Kami hadir di wisuda sebagai ibu dan orang tua yang mendampingi anaknya, tanpa janjian, ternyata sama-sama memilih warna putih untuk busana kebaya," imbuhnya.
Sri Mulyani mengungkapkan kebahagiannya sebagai seorang ibu dan wanita karier yang selalu mendapat dukungan dari keluarga, sama seperti yang dirasakan Retno.
"Retno dan saya, banyak cerita dan perjalanan hidup kami berbeda, namun kami sama-sama perempuan dan ibu yang berkarier, bekerja dan selalu mencintai dan sekaligus dicintai dan didukung keluarga," tulis Sri Mulyani.
"Sang Khalik mencipta kami berdua dengan garis tangan berbeda, namun jalur cerita hidup kami sering bersua bersama, dan kami sungguh mensyukurinya," pungkasnya.
Retno Marsudi juga mengungkapkan rasa syukur karena bisa bertemu dengan sahabat baiknya saat mendampingi wisuda putra keduanya.