news

Pro Kontra Permainan Gasing Penghapus yang Viral di Medsos, Guru Ingatkan Bahayanya bagi Siswa SD: Beresiko Lukai Anak hingga Dinilai Pemborosan

Senin, 15 September 2025 | 10:00 WIB
Marak gasing dari penghapus yang dimainkan bocah SD, dianggap kratif namun beresiko bagi keselamatan anak (Instagram/fakta.indo)

SketsaNusantara.id - Belakangan ini, muncul tren permainan unik di kalangan pelajar sekolah dasar (SD) yang dikenal dengan "gasing penghapus". Permainan anak ini cukup sederhana dan viral di media sosial karena menggunakan bahan-bahan atau alat tulis yang mudah ditemui.

Dalam video yang beredar di media sosial, tampak beragam model gasing dibuat dengan cara merakit beberapa penghapus yang disambungkan dengan isi stapler hingga paku payung. Setelah dirangkai, penghapus tersebut bisa diputar layaknya gasing pada umumnya.

Bagi sebagian anak, permainan ini terasa seru sekaligus menantang. Kreativitas dalam merangkai penghapus agar bisa berputar stabil membuat mereka antusias mencoba berbagai bentuk rakitan.

Baca Juga: Sejarah dan Makna Cublak-Cublak Suweng: Lagu Permainan Anak yang Jadi Media Dakwah Sunan Giri untuk Menyebarkan Pesan Anti korupsi di Tanah Jawa

Tidak heran jika permainan ini dengan cepat menjadi populer dan menyebar dari satu sekolah ke sekolah lain. Namun, di balik keseruannya, permainan ini menuai pro kontra, menimbulkan kekhawatiran dari para guru dan orang tua siswa.

Pasalnya, benda-benda yang digunakan untuk merakit penghapus gasing dianggap berpotensi membahayakan. Beberapa guru melaporkan bahwa isi stapler yang tajam maupun paku payung bisa melukai tangan anak saat dirakit atau ketika gasing itu terlepas saat diputar.

"Ini permainannya gimana? cuma diputar gitu aja? Ya Allah, ini bahaya lho, tadi ada teman kalian yang kakinya kena paku payung karena bikin mainan seperti ini, gak boleh ya..!? mending kalian beli gasing yang asli aja," kata salah satu guru SD dalam konten video yang diunggah di TikTok.

Baca Juga: 5 Ide Games MPLS 2025, Ice Breaking Seru Cocok untuk Seluruh Jenjang, Mulai SD hingga SMA!

Sejumlah guru di berbagai sekolah pun mulai melarang dan menyita permainan penghapus gasing. Mereka juga mengimbau orang tua agar memperhatikan aktivitas anak-anak mereka dan melarang membawa penghapus gasing ke lingkungan sekolah.

Menurut guru, tren ini memang menunjukkan sisi kreatif siswa, tetapi tetap harus diawasi agar tidak menimbulkan cedera yang tidak diinginkan.

"Saat ini, sedang tren penghapus gasing dan mohon bantuan kepada orang tua agar anak tidak membawa penghapus gasing di sekolah," kata salah satu guru SD dikutip SketsaNusantara.id dari video yang diunggah di akun Instagram @fakta.indo pada hari Minggu, 14 September 2025.

Baca Juga: Sule Tegas Tak Khawatirkan Anak Usai Ditagih Game Roblox, Pilih Pentingkan Hal ini

"Pertama, permainan ini membuat anak tidak menggunakan alat tulis sesuai dengan fungsinya. Permainan ini juga dinilai boros karena anak jadi sering gunakan uang jajan untuk beli penghapus dalam jumlah banyak, jadi mubadzir," tuturnya.

Selain itu, para guru juga membuat konten video yang berisi pesan untuk mengingatkan bahaya permainan gasing dari penghapus yang dinilai mubadzir dan bisa membuat anak lalai terhadap tugas sekolahnya.

Halaman:

Tags

Terkini