news

Konsisten 10 Tahun Merekam Ingatan, Sudut Kalisat kembali Menggelar Kalisat Tempo Dulu: Landskap Bercakap

Minggu, 14 September 2025 | 19:15 WIB
Sudut Kalisat kembali menggelar Kalisat Tempo Dulu dengan tema landskap (Instagram/@sudutkalisat)

Dan saat ini, melalui Kalisat Tempo Dulu ke-10: Landskap Bercakap, Sudut Kalisat mencoba untuk menjadikan Kalisat sebagai titik distri busi pengetahuan.

Baca Juga: Mampir di Jember! Festival Film Santri Gelar Nobar dan Sosialisasi Bareng Para Santri di Sinema Kelontong Sudut Kalisat

Pameran yang dilangsungkan selama 7 hari menampilkan berbagai karya hasil riset para seniman peserta residensi.

Peserta yang berasal dari berbagai wilayah dan mancanegara ini melakukan residensi di 10 perkebunan yang tersebar di Jember: Perkebunan Kali Jompo, Durjo, Gunung Pasang, Afdeling Gentong, Kalisat, Sukowono, Bandealit, Pakis, Mrawan dan Perkebunan Rakyat Mulyorejo.

Selama melakukan residensi pada 24 Agustus - 4 September 2025, para peserta melihat lebih dekat landskap di sana, merekam dan mendengar langsung dari warga.

Hasil riset selama 11 hari tersebut dipamerkan dalam berbagi bentuk pertunjukan seni seperti rupa, aroma, film, video, foto, kaligrafi, herbarium, lukisan, zine hingga cetak matahari.

Pertunjukan yang digelar selama 7 hari ini berlokasi di 8 titik di areal warga di Kampung Lorstkal.

Baca Juga: Sudut Kalisat Hidupkan Sejarah Lokal Lewat Merokat Kenangan, Sebuah Upaya Untuk Mengenal dan Mencintai Kampung Halaman

Para seniman dengan latar belakang berbeda ini menghasilkan karya baik secara mandiri maupun berkolaborasi. Mereka adalah:

1. Achmad Syafiki dan Robit Ulum dari Komunitas Lembana Artgroecosystem, Sumenep

2. Fanggi Gusti P dan Imron Annurahman dari Sudut Kalisat, Jember

3. Sarka Space dari Bondowoso

4. Samsul Aripin dari Jember

4. Khoirul Atfifudin dari Komunitas Kretek, Temanggung,

6. Aldizar Ahmad G dan Alfi Syahrial dari Jatiwangi Art Factory, Majalengka

Halaman:

Tags

Terkini